Bengkel 212: Servis dan Ganti Oli Gratis Asal Baca Alquran

BERBAGI
Salah satu pengunjung Bengkel Remaja 212 sedang mengaji/Foto: Agus Mawan

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Tak ada yang nampak berbeda dari bengkel Remaja Motor 212 milik Beta Hasanuddin (46), bila dibandingkan dengan bengkel seperti biasanya. Dinding dan lantai yang penuh carut oli dan dihiasi banyak spare part motor.

Bengkel yang berdiri di Tahun 2014 ini, yang terletak di Jalan Aroepala, Hertasning Baru, tampilannya memang seperti bengkel pada umumnya. Namun siapa sangka, 244 orang telah mengaji di bengkel milik Bapak dari tujuh anak ini.

Sejak tahun 2016 lalu, Hasanuddin bersama istrinya Rahmatiah (40), telah membuka layanan servis hingga ganti oli motor secara gratis kepada pelanggan yang siap mengaji Alquran sedikitnya 1 Juz.

Baca: Ketua RW Disebut Dalangi Penolakan Pembangunan Sekolah Islam di Jalan Sunu

“Sejak 2016, 244 orang sudah mengaji disini, saya catat semuanya,”ungkap Hasanuddin saat ditemui di bengkelnya pada Sabtu (3/3/2018) pukul 15.00 Wita.

Dari 244 orang tersebut, Hasanuddin mengaku, mayoritas dipenuhi oleh kaum pelajar, dan sisanya berasal dari beragam profesi.

“Paling banyak Mahasiswa, Pelajar, Anak Pondok, dan berbagai macam, anu juga kita disini, tidak dinilai dari baik tidaknya cara membacanya, yang penting mau baca,”imbuhnya.

Ditiap harinya, pelanggan yang menikmati layanan khusus tersebut, mencapai dua hingga tiga perharinya.

Walau sewaktu-waktu, terdapat pengunjung yang cara membacanya belum fasih, bagi Hasanuddin hal itu harus tetap dilayani, asalkan orang itu benar-benar ingin membaca Al-Quran.

Dibantu oleh satu karyawan, Hasanuddin bersama Isteri dan tujuh anaknya mendiami rumah yang terasnya digunakan untuk membuka usaha bengkel, dan memulai usahanya pada Tahun 2014.

Baca: Reuni 212 Angkat Habieb Rizieq Imam besar Umat Indonesia

Dua tahun berikutnya, ia merasa termotivasi oleh beberapa pelaku usaha yang juga membuka layanan gratis seperti dirinya, hingga akhirnya tercetuslah ide Beta (nama sapaan Hasanuddin) untuk memulai hal serupa.

“Motivasinya banyak, awalnya kan di media sosial sudah banyak, banyak-banyak orang yang buka usaha begitu,”terang Beta.

Baca Selanjutnya…

loading...