Nurdin Halid Bantah Monopoli Keluarga dalam Tim Pemenangan

BERBAGI
Calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid, saat bersantai, di Jalan Topaz Makassar/ Foto/ Abdul Latif

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Calon gubernur Sulsel, Nurdin Halid menegaskan, bila dalam tim pemenangannya dengan Aziz Qahhar Mudzakkar, tidak ada kerlibatan keluarga.

Ketua Plt Golkar Sulsel ini mengatakan, informasi mengenai keterlibatan keluarganya dalam tim pemenangan, sama sekali tidak benar.

Apalagi, kata Nurdin Halid, sampai memonopoli dalam tim pemenangan Ketua Pratama DPP Golkar dengan mantan senator itu.

Baca: Pilkada, Keterlibatan Keluarga Dalam Tim Dapat Ganggu Kerja Struktur

“Info tersebut tidak benar, tidak ada keluarga yang berperan monopoli tim pemenangan saya,” tegas Nurdin Halid, saat dihubungi Sulselekspres.com, melalui WhatsAppnya, Sabtu (3/3/2018).

Calon gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, saat dihubungi melalui telepon selulernya, tidak memberikan jawaban mengenai keterlibatan unsur keluarga dalam tim pemenangannya dengan Tanribali Lamo sebagai calon wakilnya.

Sebelumnya, mantan Juru Bicara (Jubir) pasangan Agus-TBL, Rizal Syarifuddin, saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Sabtu (3/3/2018) pagi, enggan untuk berkomentar mengenai keterlibatan keluarga dalam tim pemenangan pasangan Agus-TBL di Pilgub Sulsel. “Non komen,” singkat politisi PPP Sulsel itu.

Baca: Sindir IYL, Jubir NH: Bisa Saja Tidak Tahu Ceramah

Dua pasangan calon gubernur Sulsel lainya, seperti Prof. Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof-Andalan) dan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), meskipun tidak terlalu nampak keterlibatan keluarga. Namun tidak bisa dipungkiri ada keterlibatan keluarga di dalamnya.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Firdaus Muhammad mengatakan, keterlibatan keluarga dalam tim pemenangan, sangat penting dan sangat berpengaruh untuk kemenangan.

Namun, sebaiknya tidak terlalu memonopoli segala unsur dalam internal tim pemenangan, apalagi di Pilgub Sulsel, semua tim harus bekerja sesuai porsinya masing-masing.

“Keterlibatan keluarga penting dan berpengaruh tetapi sebaiknya tidak mendominasi atau monopoli, karena tim harus kerja sinergis,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...