Pilkada, Keterlibatan Keluarga Dalam Tim Dapat Ganggu Kerja Struktur

BERBAGI
Firdaus Muhammad

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Unsur keluarga sering kali masuk dalam struktur tim pemenangan pasangan calon kepala daerah.

Hal tersebut tampak di beberapa pasangan calon gubernur Sulsel. Salah satunya pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL), menjadikan saudaranya sebagai ketua tim pemenangan di Pilgub Sulsel 2018 ini. Oleh karena itu, belum lama ini didalam internal tim pasangan Agus-TBL, ada yang merasa tidak pernah dilibatkan dalam berbagai momentum politik. Ketua Bappilu DPW PPP Sulsel Rizal Syarifuddin, yang memilih untuk non aktif sebagai Juru Bicara (Jubir) Agus TBL.

Rizal Syarifuddin, saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Sabtu (3/3/2018) pagi, enggan untuk berkomentar untuk keterlibatan keluarga dalam tim pemenangan pasangan Agus-TBL di Pilgub Sulsel. “No komen,” singkat politisi PPP Sulsel itu.

Tiga pasangan calon gubernur Sulsel lainya, seperti Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof-Andalan) dan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), meskipun tidak terlalu tampak namun tidak bisa dipungkiri ada keterlibatan keluarga di dalamnya.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Firdaus Muhammad mengatakan, keterlibatan keluarga dalam tim pemenangan, sangat penting dan sangat berpengaruh untuk kemenangan.

Namun, sebaiknya tidak terlalu memonopoli segala unsur dalam internal tim pemenangan, apalagi di Pilgub Sulsel, semua tim harus bekerja sesuai porsinya masing-masing.

“Keterlibatan keluarga penting dan berpengaruh tetapi sebaiknya tidak mendominasi atau monopoli, karena tim harus kerja sinergis,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...