Beasiswa Santri Berprestasi segera Dibuka, Makassar Hanya di UIN Alauddin

BERBAGI
SUMBER: Kemenag RI

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Masa pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tahun 2018 segera dibuka. Pembukaan PBSB ini rencananya akan dirilis Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin pada akhir Maret di UGM Yogyakarta.

Kepala Subdit Pendidikan Pesantren, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Ditpdpontren), Basnang Said mengingatkan pentingnya santri memantapkan pilihannya pada jurusan yang diminati dan sesuai dengan kemampuannya.

“Kita mengevaluasi beberapa kegagalan mahasiswa PBSB sebelumnya. Tidak sedikit mahasiswa yang mengundurkan diri dari PBSB setelah merasa tidak mampu mengikuti perkuliahan,” ujarnya Jakarta, Senin (5/3/ 2018) dilansir dari situs resmi Kemenag RI.

Setelah dikonfirmasi, banyak diantara mereka yang mengaku memilih jurusan bukan berdasarkan minat dan kemampuannya. Alasannya bervariasi, ada yang diarahkan oleh pihak pesantren, ada yang ikut-ikutan, bahkan ada pula yang belum memahami jurusan-jurusan yang disediakan.

“Santri yang akan mendaftar PBSB diminta memahami secara betul jurusan-jurusan yang disediakan serta perguruan tinggi yang menyelenggarakan. Selain itu santri diminta mengukur kemampuannya pada jurusan yang akan dipilih,” tambah Basnang.

Khusus untuk Makassar, Kemenag menunjuk UIN Alauddin Makassar (UINAM), yakni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Farmasi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat.

Apabila santri sudah menentukan jurusan yang sesuai minat dan kemampuannya, lebih lanjut Basnang memberikan tips sukses dalam meraih beasiswa PBSB.

Pertama, pahami dan lengkapi persyaratan administrasi. Santri diminta untuk membaca dan memahami dahulu persyaratannya. Kemudian persyaratan administrasi diisi dengan selengkap-lengkapnya.

Kedua, berkoordinasi dengan pesantren. Santri diminta berkoordinasi dengan pesantrennya untuk membuat akun pondok pesantren dan akun santri. Form juga akan memuat profil pesantren dan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP).

Ketiga, daftar lebih awal. Santri dianjurkan mendaftar lebih awal. Hal ini untuk menghindari terjadinya respon yang lambat dari server pendaftaran. Selain itu, supaya Tim IT dapat merespon secara cepat ketika terjadi problem dalam pendaftaran.

Keempat, finalisasi pendaftaran. Periksa kembali isian formulir pendaftaran. Pastikan kembali data yang dimasukkan serta jurusan yang dipilih sudah benar sebelum menekan finalisasi. Ketika sudah difinalisasi, maka data dan isian tidak dapat dirubah kembali.

Kelima, pilih lokasi yang terjangkau. Tentukan pilihan lokasi seleksi yang terjangkau. Pilihan lokasi seleksi tersedia saat pendaftaran online.

Keenam, persiapkan mengikuti seleksi.

Ketujuh, bila lulus, jangan mengundurkan diri. Apabila santri dinyatakan lulus saat pengumuman kelulusan, maka santri diharuskan mengikuti perkuliahan sesuai kalender akademik perguruan tinggi yang ditentukan. Santri tidak diperkenankan untuk mengundurkan diri baik sebelum perkuliahan atau saat di tengah masa perkuliahan.

loading...