Dua Mahasiswa Hukum UMI Bantah Pernyataan Dekan Terkait Alasan Skorsing

BERBAGI
Foto : cakrawalaide

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dua mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Fikram Maulana dan Andi Fajar Agus, yang dijerat sanksi skorsing selama satu semester, membantah pernyataan Dekan Fakultas Hukum Umi, Dr. Muhammad Syarif, saat jajaran pimpinan Fakultas mengadakan Konfrensi Pers, Senin (12/3/2018).

Hal ini dinyatakan langsung melalui penilaian Fikram, saat mengadakan konferensi pers di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Jl. Pelita Raya No 6, Selasa (13/3/2018).

Fikram Maulana dalam momentumnya, meluruskan penilaian Dekan FH Umi yang menganggap aksi yang mereka lakukan pada 1 Maret 2018, merupakan aksi yang digelar untuk mendesak transparansi terkait anggaran kampus, bukan surat kaleng seperti yang disampaikan Syarif.

“Yang diklarifikasi (oleh) birokrasi pada saat konpers adalah soal surat kaleng. Pada saat aksi, jelas-jelas dalam pernyataan sikap kita bicara soal transparansi anggaran dan pungutan-pungutan biaya yang ada di fakultas Itu ada, sampai kita bawa ke pihak birokrasi untuk dikasi liat,” Tegas Fikram.

BACA: Berawal Dari Surat Kaleng, Dua Mahasiswa Hukum UMI Berakhir Skorsing

Lebih jauh, Fikram menegaskan bahwa surat keputusan yang diterbitkan Dekan Fakultas Hukum terkesan dipaksakan dan tanpa prosedur yang berlaku. “Kita aksi tanggal 1 dan dekan mengadakan rapat pimpinan pada 1 maret, Surat keputusan skorsing ditanda tangan ipak dekan tanggal 2, dan kami terima tanggal 8,” Imbuhnya.

Sementara itu, Andi Fajar Agus, menilai Surat keputusan skorsing yang diterbitkan cacat prosedural.

“Kita sampai kan ke Wakil Rektor (WR) 3 kalau surat ini cacat prosedural, kemudian WR 3 mengiyakan persoalan itu, ini tidak bisa dilanggar karena mereka yang memilih untuk membuatnya,” Ungkap Fajar.

Hingga kini, Fajar dan Ikram masih menunggu hasil rapat yang dilaksanakan pimpinan Dekan Fakultas Hukum Umi.

“Kami sementara menunggu hasil rapat pimpinan yang dilaksanakan kemarin, sampai sekarang kami belum mendapatkan info hasil rapat,” Tutup Fajar.

Penulis : Agus Mawan

loading...