Pasca SYL Resmikan Taman Pasir Putih CPI, Walhi Akan Seruduk Gubernur

BERBAGI
Kapal Pengeruk Pasir Laut Untuk Timbunan Reklamasi/INT

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penolakan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas gugatan Walhi Sulsel kepada Pemprov Sulsel terkait izin proyek reklamasi CPI di kawasan Pantai Barat Makassar, Kamis (28/7/2016) lalu.

Bagi Kadep Advokasi Walhi Sulsel, Muhammad Al Amin, hal tersebut tidak mengubah sikap Walhi dalam menolak proyek Reklamasi.

“Putusan PTUN, sesungguhnya tidak merubah sikap Walhi terkait penolakan Reklamasi dan Tambang Pasir Laut di Takalar,” Ungkapnya kepada Sulselekspres.com saat dihubungi, Kamis (15/3/2018).

BACA: Soal CPI, Dewan Makassar Bakal Sambagi DPR RI

Selain itu, pada putusan PTUN, menurutnya hakim tidak menetapkan bahwa kegiatan reklamasi CPI telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Putusan hakim hanya menolak gugatan WALHI karena terlambat atau telah kadaluarsa.” Imbuhnya.

Sementara itu, besok pada Jumat (16/3/2018) sekira pukul 10.00 Wita, Walhi akan menggelar aksi mendesak penghentian kegiatan reklamasi Center Point of Indonesia (CPI) di depan kantor gubernur, Jalan Urip Sumoharjo.

“Aksi ini ditujukan untuk Pemerintah Provinsi Sulsel agar mereka menghentikan reklamasi dan menghapus alokasi ruang tambang pasir laut di Ranperda RZWP3K,” tutup Amin.

Penulis : Agus Mawan

loading...