Dilarang Melayat, Seorang Ayah Hanya Bisa Cium Jasad Putrinya dalam Lapas

BERBAGI
Alga dipertemukan dengan jasad putrinya di depan Lapas. Jasad anaknya dibawah ke Lapas untuk bertemu dirinya lantaran tidak diperbolehkan keluar tahanan/Internet

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Tangis pilu seorang ayah di Kabupaten Bone tak terbendung kala menggendong mayat putrinya di depan kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Watampone, Kelurahan Cellu Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, belum lama ini.

Terlebih karena dirinya tak bisa ikut merawat dan mengantar buah hatinya tersebut kepersemayam terakhirnya.

Alga dipertemukan dengan jasad putrinya di depan Lapas. Jasad anaknya dibawah ke Lapas untuk bertemu dirinya lantaran tidak diperbolehkan keluar tahanan.

Ayah malang ini bernama Samsul Alam alias Alga. Tahanan Lapas atas kasus pengeroyokan yang sebelumnya divonis atas tuntutan 10 bulan penjara.

Video viral dan menyedihkan ini telah diunggah nitizen sejak Jumat (16/3/18) malam. Pihak lapas dianggap tidak memiliki nurani karena tidak mengijinkan Alga untuk menemui anaknya saat sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

Humas Lapas Watampone, Ashar mengatakan, dirinya hanya mengikuti prosedur hukum yang ada. Pihaknya sudah menyarankan keluarga Alga bersurat ke Pengadilan karena status Alga adalah tahanan hakim.

“Ini wewenang hakim dan saya sudah sampaikan prosedurnya untuk bersurat ke Pengadilan, kalau saya yang keluarkan, saya yang kena pidana” pungkasnya Ashar.

loading...