Jumardin Haruna Bakri: Saya Dizalimi Oleh Partai

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Jumardi Hanura Bakri merasa dizalimi oleh Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Sulsel, Badaruddin Puang Sabang yang menuding dirinya tidak loyal terhadap PBB.

“Saya dituduh tidak membayar infaq sejak 2009. Saya dituduh tidak melakukan itu. Saya dituduh tidak loyal lah. Namanya mencari cari kesalahan, maka disampaikan itu. Ini saya sampaikan karena kegelisahan konstituen di bawa,” ujar Jumardi Haruna Bakri, di ruang Fraksi Umat Bersatu DPRD Sulsel, Rabu (21/3/2018).

Bahkan menurut dia, pemecatan sepihak yang diteken oleh Badarudin Puang Sabang baru Ia ketahui pada januari 2016. Kala itu, ia dipanggil oleh Mahkamah Partai, untuk mengklarifikasi pemecatan tersebut.

“Pada agustus 2016 Mahkamah Partai mengeluarkan keputusan bahwa saya tidak bersalah. Saya berhak membela diri. Cob kita bayangkan saya dibuatkan surat tidak bayar infaq selama lima tahun. Padahal itu kewajiban saya, saya sadar akan hal itu,” katanya.

Oleh karena itu dia berharap DPP PBB mengetahui duduk perkara yang menimpa dirinya dan mampu secara jernih melihat kondisi dinamika internal DPW PBB.

“Pak yusril ini identik dengan penegakan hukum. Saya yakin beliau tidak berbuat salah, karena ketidaktahuannya terhadap teman – teman DPW sehingga berbuat begitu. Dan itu bertentangan dengan ideologi partai,” tandas Jumardi.

Penulis: Abdul Latif

loading...