Nostalgia dan Sanjungan Nurdin Abdullah untuk Agus Arifin Nu’mang

BERBAGI
Nurdin Abdullah - Agus Arifin Nu'mang

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bersaing menjadi orang nomor satu di Sulsel tak membuat Nurdin Abdullah kehilangan hormat terhadap rivalnya, Agus Arifin Nu’mang.

Nurdin Abdullah tetap memberikan respek dan pujian. Termasuk tetap menyimpan rapi segala kenangan kebersamaan dengan Agus Arifin Nu’mang.

Nurdin bercerita, sosok kepemimpinan Agus sudah mulai nampak sejak jaman ia masih di bangku kuliah dulu. Agus dulunya disebut adalah teman kelas saat sama-sama mengenyam pendidikan di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

BACA: Tiga Kelebihan Nurdin Halid Dimata Nurdin Abdullah

Bahkan dirinya dan Agus pernah satu rumah bersama wakil gebernur Sulsel dua periode itu.

“Pak Agus itu adalah teman saya sejak kuliah. Beliau dari kuliah memang udah kelihatan dia mampu memimpin kelompok studi, ya termasuk saya juga adalah kelompok studi dan pernah bersama-sama satu rumah,” jelas Bupati Bantaeng dua periode itu, saat ditemui, Sulselekspres.com, belum lama ini.

Guru besar Universitas Hasanuddin itu menilai, Agus Arifin Nu’mang merupakan laki-laki yang sangat pandai dalam memainkan strategi politiknya.

“Beliau itu ahli strategi dan tidak mudah menjadi wakil gubernur dua periode. Tentu saya pikir beliau punya kemampuan untuk menjadi pemimpin, cuman memang kita ini punya kapasitas yang kita miliki ya, itu yang kita hargai itu yang kita apresiasi,” jelasnya.

Selain itu, Agus juga telah berhasil mendampingi pak Syahrul Yasin Limpo (SYL) selama dua periode menjadi wakil gubernur Sulsel.

“Pak Agus itu pernah mendampingi pak Syahrul Yasin Limpo (SYL) dua periode. Tidak semua wakil gubernur bisa langgeng. Itulah yang kita apresiasi dari pak Agus, artinya beliau mampu menempatkan diri sebagai wakil gubernur sehingga pak Syahrul merasa nyaman sehingga di periode ke dua lanjut lagi,”pungkasnya.

Sebelumnya, Prof Nurdin juga memberikan sanjungan khusus untuk Nurdin Halid. Jika Agus disebutnya sebagak teman baik, Nurdin Halid dipujinya sebagai seorang tokoh nasional.

Penulis: Abdul Latif

loading...