Meski Kenyang, Bocah Ini Terus Makan Demi Selamatkan Nyawa Ayah

BERBAGI
Foto: Sina News via Next Shark/liputan6

SULSELEKSPRES.COM – Setahun lebih lalu, atau tepatnya pada tahun 2016, Luo Changming salah seorang warga China didiagnosis terserang penyakit yang tergolong kanker berbahaya. Penyakit ini membuatnya tak lagi mampu bekerja dan harus melakukan kemoterapi demi mengatasinya.

Penyakit yang menyerang Luo Changming itu disebut acute myeloid leukemia. Luo telah menghabiskan lebih dari 200.000 Yuan atau sekitar hampir 500 juta Rupiah demi mengatasi penyakitnya itu.

BACA: Mengenal Selfi, Anak Tukang Bentor Peserta LIDA Indosiar

Dilansir dari South China Morning Post dalam laman doktersehat, dokter yang menangani kondisi Luo menyarankannya untuk mendapatkan transplantasi sumsum tulang. Beruntungnya, donor sumsum tulang ini tidak perlu harus dicari dengan sulit, yakni cukup dari salah satu anggota keluarganya.

Masalahnya adalah, orang tua Luo sudah sangat tua untuk menjadi pendonor. Saudarinya juga dipastikan tidak bisa menjadi pendonor.

Photo Source: South China Morning Post

Satu-satunya orang yang bisa menjadi pendonor adalah putrinya, Zhenzhen. Sayangnya, gadis berusia 11 tahun ini belum memiliki berat badan yang cukup. Zhenzhen hanya memiliki berat 29 kg, tergolong terlalu kurus untuk anak seusianya.

Tahu bahwa dirinya adalah satu-satunya harapan bagi kesembuhan ayahnya, Zhenzhen ternyata bertekad untuk menaikkan berat badannya dengan cepat. Sang ibu, Luo Xiaolan berkata bahwa setiap kali ditanya tentang kesanggupannya untuk menolong sang ayah, Zhenzhen tanpa ragu berkata “Ya, aku siap, aku tidak takut”.

Dari yang sebelumnya sangat memilih-milih saat makan, Zhenzhen langsung makan apa saja yang disediakan di depannya. Bahkan, saat Ia sebenarnya sudah kenyang, Zhenzhen tetap saja makan jika masih ada makanan. Ia pun berhasil menaikkan berat badannya hingga 4,5 kg hanya dalam waktu sebulan saja. Kini, berat badannya sekitar 33,5 kg.

Dokter menganggap usaha Zhenzhen sudah cukup untuk menjadi pendonor sumsum tulang belakang. Sekitar awal bulan Maret Lalu, dua sampel dari sel induk sumsum tulang Zhenzhen sudah diambil dan akan segera ditransplantasikan pada ayahnya.

Editor: Andika

loading...