Begini Persiapkan Empat Paslon, Jelang Debat Kandidat

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Jelang debat kandidat empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel sudah memiliki persiapan masing-masing.

Empat pasangan tersebut yakni nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz), nomor urut dua Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL), nomor urut tiga Prof. Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof-Andalan) dan nomor urut empat Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Pasangan nomor urut satu atau NH-Aziz melalui Juru Bicara (Jubir), Muhammad Risman Pasigai (MRP) menegaskan, bila jagoannya tidak terlalu melakukan persiapan untuk menghadapi debat perdananya nanti.

Sebab, lanjut politisi Golkar Sulsel itu, pihaknya lebih memilih untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat atau pemilih, daripada sibuk mempersiapkan diri untuk hadapi debat kandidat tersebut.

“Lebih bagus ketemu rakyat,” singkat politisi Golkar asal Bulukumba ini, saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Senin (26/3/2018).

Nomor urut dua, melalui Jubirnya Agus-TBL, Andry Arief Bulu mengatakan, sejauh ini pasangan nomor dua dalam menghadapi debat kandidat tidak merasa kesulitan, sebab pasangan nomor urut dua itu sudah punya pengalaman dalam hal berdebat.

“Sebenarnya sudah di persiapkan oleh pak Agus dan pak Tanribali, mereka sangat enjoy menghadapi debat ini,” ungkapnya, saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Senin (26/3/2018).

Menurutnya, materi debat pertama kali ini merupakan materi yang sangat sesuai dengan apa yang menjadi visi dan misinya. “Karena materi debat tahap pertama ini bagian dari program yang sudah ada dalam visi misi beliau,”  jelasnya.

Ditanya mengenai persiapan khusus pasangan Agus-TBL menjalang debat yang digelar di Grand Hotel Clarion, Jalan Landak Baru Makassar, Rabu (28/3/2018).

“Hanya pendalaman dari materi debat saja, seperti alokasi acara khusus yang di siapkan sesi tersendiri dari masing-masing paslon. Karena ada acara khusus di sesi 5 nanti nya,” pungkasnya.

Pasangan nomor urut tiga, atau Prof-Andalan, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Prof. Nurdin Abdullah mengatakan, masyarakat sangat berharap bahwa momen lima tahunan ini akan lahir pemimpin-pemimpin yang akan membawa sebuah perubahan besar. Walaupun pun kita meyakini bahwa Sulsel sekarang dimata nasional dipandang cukup berhasil.

Oleh karena itu, tantangan – tantangan kita kedepan, mampu kah pempertahankan, atau minimal kita tingkatkan lagi apa yang kita lakukan sekarang. Terus terang kita berharap bahwa Pilgub Sulsel ini harus menjadi barometer bagi politik nasional.

“Kita mengklaim diri yang menjunjung tinggi sipaka tau sipaka lebih dan sipaka taungan (Saling menghormati, saling mengingatkan), mari menjadi menjadi pegangan kita ini agar pemilihan gubernur ini bisa berlangsung dengan damai, aman dan setelah terpilih gubernur yang baru, iya kita menyatu kembali lagi semua, kita kubur dalam – dalam atribut Pilgub itu, supaya kita bisa percepatan pembangunan, ya kita saling menopanglah jadi masing-masing punya visi ya,” jelasnya.

Mengenai, visi-visi yang bagus itu kita coba adopsi, jangan kita tabu atau alergi dengan visinya orang, jadi kalau ini dikombain semua, ini akan menjadi kekuatan dalam pemerintahan yang baru.

“Saya pikir tidak ada alasan kita untuk saling gonto-gontokan, saling mencerdrai, saling membuka aib, itu tidak ada baiknya malah saya pikir yang terpenting bagi saya adalah kita harus menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Begitu pula pasangan nomor urut empat atau pasangan IYL-Cakka tegah melakukan persiapan untuk menghadapi momentum debat kandidat pertama dalam waktu dekat ini.

Hal tersebut diungkapkan Jubir IYL-Cakka, Henny Handayani mengatakan, mantan Bupati Gowa dua periode dan mantan Bupati Luwu dua periode itu tegah mempersiapkan diri masing-masing, jelang menghadapi debat nantinya.

“Lagi persiapan debat,” kata Henny Handayani, saat dikonfirmasi Sulselekspres.com, melalui WhatsAppnya, Senin (26/3/2018).

Penulis: Abdul Latif

loading...