Extreme Mind Festifalse Gelar Dialog Interaktif Penyimpangan Pers

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dialog Interaktif dengan tajuk Penyimpangan Pers Mainstream dan Pers Mahasiswa digelar empat Lembaga Kemahasiswaan (LK), UKM Kompala Unifa, UKM Pers Unifa, UKM SSK Unifa dan Nitro Pecinta Alam (NPA), di Aula Lantai 3 Universitas Fajar, Jalan Prof. Abdurrahman Basalamah, Selasa (27/3/2018).

Ketua Panitia Extreme Mind Festifalse, Rusli menjelaskan, kegiatan ini merupakan gambaran bagaimana penyelenggara dalam berpikir saat melihat sesuatu dengan benar dan deksripsi visual mengenai kegiatan itu sendiri, dengan mengambil nama Extreme Mind Festifalse serta tema Save Our Mind telah menjelaskan tentang masalah yang menjadi pokok pembahasan.

“Extreme Mind menggambarkan pola pikir dalam melihat sesuatu secara benar, sedang Festifalse adalah plesetan dari kata Festifal, sebab temanya tentang kerusakan, jadi maksud plesetan tersebut menggambarkan makna dari tema ini,” jelas Rusli.

Lanjut Rusli, dalam kegiatan ini terdapat empat rangkaian acara berupa tiga dialog interaktif dan seminar.

“Dialog interaktif masing-masing bertemakan tentang Pers, Alam, dan budaya, sedangkan Seminar bertema pendidikan dan kelestarian lingkungan,”ungkapnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini Extreme Mind Festifalse menggelar Dialog Interaktif dengan tajuk Penyimpangan Pers Mainstream dan Pers Mahasiswa dengan menghadirkan Ketua Aji Makassar, Qodriansyah Agam, Kepala Unit Humas dan Protokol Unhas, Ishaq Rahman, GoTV, Koordinator Liputan dan Redaktur Sulselekspres.com, Rahmi Djafar, Sekjenas PPMI, Irwan Sakkir sebagai pembicara dan Sekjen PPMI DK Makassar, Shanny Khasasyaf, berperan sebagai moderator.

“Kalau Penyimpangan Pers, sekarang sudah banyak berita-berita Hoaks, jadi kami anggap itu adalah penyimpangan, nah sementara kita ingin tahu bagaimana pendapat Pelaku Media Mainstream tersendiri soal itu,” ringkas Rusli.

Dalam kegiatan ini, turut dihadiri sejumlah mahasiswa pencinta alam se-makassar, jurnalis, pers mahasiswa, dan sejumlah mahasiswa.

Penulis : Agus Mawan

loading...