Tiga Paslon Gubernur Sulsel, Tidak Persoalkan Soni Gantikan SYL

BERBAGI
Soni Sumarsono.(Int)

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sebagian masyarakat Sulsel menolak kehadiran Soni Sumarsono sebagai Plt Gubernur Sulsel. Namun para kandidat Gubernur Sulsel justru tidak mempersoalkan kehadiran sosok pengganti Syahrul Yasin Limpo yang akan berakhir pada 8 April 2018 ini.

Salah satunya hadir dari Calon Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah yang tidak mempersoalkan kehadiran Soni menjabat Plt Gubernur. Menurutnya Soni Sumarsono merupakan pamong paling senior, berpengalaman menjabat Plt dan profesional.

“Saya merasa sudah tepat jika pak Soni ditunjuk sebagai Plt Gubernur, bahkan Sulsel paling beruntung karena mendapat kehormatan dipimpin langsung oleh Dirjen Otonomi Daerah,” kata Nurdin Abdullah saat ditemui di Makassar, Kamis (29/3/2018).

BACA JUGA: 
Mengenal Soni Sumarsono, Gubernur Baru Pengganti SYL
Warga Sulsel Gelar Aksi Tolak Soni Sumarsono di Kantor Mendagri
Empat Aksi Kontroversi Plt Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, Berani Hentikan Proyek

Bupati Bantaeng dua periode ini meyakini, jika Soni Sumarsono akan bersikap netral di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel kali ini.

“Sulsel itu selalu dianggap zona merah, yang bisa meredam itu bukan hanya penyelenggara yang netral, tapi pelaksana tugas juga harus netral. Saya yakin pak Soni akan netral bahkan menetralkan semua ASN di Sulsel,” ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) Aosisiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu.

Sementara itu, Calon Gubernur Sulsel no urut 4, Ichsan Yasin Limpo (IYL) juga tidak mempersoalkan ditunjuknya Soni sebagai Plt Gubernur.

“Saya kira siapapun Plt, kita berharap mudah-mudahan dia bisa menjadi Plt yang tidak berpihak,” ujar IYL.

Begitu juga halnya yang diungkapkan calon no urut 2, Agus Arifin Nu’mang yang juga tidak mempersoalkan kehadiran Soni. Wakil Gubernur Sulsel ini berharap ASN dan DPRD dapat menjalankan roda pemerintahan seperti biasanya.

“Masa jabatan saya dengan pak Syahrul akan berakhir tanggal 8 April. Kita berharap selama transisi sampai ada yang terpilih gubernur dan wakil gubernur, roda pemerintahan tetap berjalan seperti biasanya,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...