Bela Nurdin Abdullah, Jubir NH-Aziz Kritik Pemprov Sulsel

BERBAGI
Juru Bicara Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Muhammad Natsir

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Polemik antara Nurdin Abdullah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terus bergulir. Bahkan polemik yang berawal dari panggung debat pertama Pilgub Sulsel tersebut ikut memantik reaksi dari Muhammad Natsir, Juru Bicara (Jubir) calon lain yakni, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

Muhammad Natsir ikut melancarkan kritikan keras pada pemerintah Provinsi Sulsel. Dia mengatakan, harusnya pemerintah memberikan solusi kongrit atas pelayanan publik untuk masyarakat Sulsel, sebab pemerintah Provinsi adalah penyambung dari pemerintah kabupaten dan kota yang ada di Sulsel.

“Harus ada benang merah antara pemerintah kabupaten dan kota dengan Pemprov. Tidak seperti pak Agus (Arifin Nu’mang) yang menyalahkan pak Nurdin Abdullah,” tegas Muhammad Natsir, saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Sabtu malam (31/3/2018) saat membahas soal persiapan NH-Aziz jelang debat kedua Pilgub Sulsel.

Baca Juga:

NH-Aziz: TNI Dominasi Program Kerja Mentan

Nurdin Abdullah Tepis Peran Gubernur atas Keberhasilan Bantaeng

“Maaf Pak Ichsan, Saya Bukan Punggawa, Saya Pujangga”

Pemprov Sulsel diketahui bereaksi keras atas pernyataan Nurdin Abdullah sebelumnya yang menyebut kalau Pemprov tidak ambil bagian atas keberhasilan Bantaeng yang telah dipimpinnya. Bahkan menurut Nurdin Abdullah, Prmprov cenderung menghambat dengan memperlambat pengurusan izin industri di Bantaeng.

Pembelaan Natsir ini sekaligus menjadi sinyal kuat kalau NH-Aziz akan ikut ‘menguliti’ persoalan pelayanan publik oleh Pemprov di debat kedua nantinya. Menurutnya, selama ini Nurdin Halid yang berpasangan dengan putra Qahar Mudzakkar itu, sudah sering kali menyampaikan bagaimana menerapkan pelayanan publik yang baik untuk pemerintahan khusus di Sulsel.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam debat kedua nantinya dengan tema “pelayanan publik dan pelayanan sosial yang berkeadilan dan bermartabat”, tentu katanya, Nurdin Halid sudah menguasai bagaimana proses pelayanan publik yang baik untuk daerah Sulsel.

“Seperti yang selalu disampaikan pak Nurdin Halid selama ini, akan menghadirkan pelayanan pemerintah yang cepat,” ungkap mantan Ketua Badko HMI Sulselbar itu.

Selain itu, dalam pemerintahan perlu ada kecepatan dan produktif untuk melayani masyarakat, sebab kalau tidak maka pekerjaan akan menumpuk jadi banyak, padahal memang kalau dikerjakan dengan baik sesuai pelayanan publik bisa teratasi.

“Untuk itu, pelayanan yang ada di masyarakat kabupaten dan kota akan disesuaikan dengan staraf pelayanan masing-masing,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...