Nurdin Abdullah: Bayangkan, Bupati Bantaeng Dibawa Melihat Jalan Rusak di Gowa

BERBAGI
Cagub Sulsel, Nurdin Abdullah menyapa warga Jeneponto/ IST

JENEPONTO, SULSELEKSPRES.COM – Bupati Bantaeng non aktif yang juga Calon Gubernur Sulsel Nomor urut 3, Nurdin Abdullah menceritakan kisahnya saat diajak oleh warga Gowa, menyaksikan jalan rusak di Kabupaten yang sempat dipimpin rivalnya, Icsan Yasin Limpo selama dua periode, dan kini dipimpin oleh anak IYL, Adnan Purichta Ichsan.

Kisah jalan rusak ini diungkapkan NA di hadapan masyarakat Jeneponto, saat melakukan kunjungannya.

Menurut NA yang juga bupati Bantaeng dua periode itu, hari ini dirinya diperlihatkan masyarakat Gowa mengenai jalan rusak yang ada di perbatasan antara Jeneponto dengan Kabupaten Gowa, namun sangat disayangkan bila sampai hari ini masyarakat belum mendapatkan kenikmatan, karena masih rusak jalanan.

“Bayangkan Bupati nya Bantaeng dibawa untuk melihat jalan Kabupaten Gowa yang rusak,” kata Prof. Nurdin Abdullah, di hadapan masyarakat Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Selasa (3/4/2018).

NA yang juga alumnus Universitas Kyusu Jepang tersebut mengatakan, kehadiran pemimpin harus mampu memberikan perubahan bagi masyarakat, terutama mengenai jalan, untuk menunjang perkembangan ekonomi masyarakat.

NA menilai bahwa semua harapan masyarakat adalah harapan kita semua.
“Ini sebuah tanda-tanda bahwa masyarakat sangat merindukan pemimpin, karena momentum dalam lima tahun ini sangat menantikan kita,” pungkasnya.

Blusukan ini lanjutnya, tidak ada gunanya ketika kita tidak bekerja untuk Sulawesi Selatan, oleh karena itu, dirinya tidak ingin banyak berjanji.

“Saya hadir di sini tidak mau memberikan janji, karena saya siap bekerja untuk Jeneponto dan seluruh Sulsel,” ungkap NA di hadapan waarga.

Mendengar penjelasan Nurdin Abdullah mengenai jalan rusak dan potensi pertanian masyarakat Jeneponto, masyarakat setempat menyampaikan harapannya.

“Kami sangat berharap bagaimana bisa di berikan kebutuhan petani, mengenai obat dan bibit bagi masyarakat disini pak Prof,” kata Jainunddin, yang disambut dengan penjelasan tambahan mengenai bagaimana cara mengelola pertanian untuk masyarakat Jeneponto.

Penulis: Abdul Latif

loading...