ITMT Gelar Pelatihan Pendidikan Karakter Berbasis TMT dan NLP

BERBAGI
President ITMT, Muhammad Anwar. HM

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Indonesian Teaching of Mind Technology (ITMT) menggelar Pelatihan Pengembangan diri tentang “Pendidikan Karakter berbasis Teaching of Mind Technology with Neuro Linguistic Programming (NLP)” Angkatan III tahun 2018 di Hotel Romedo Makassar, Sabtu (7/4/2018).

Sebagai pembicara dalam pelatihan ini sekaligus sebagai President ITMT, Muhammad Anwar. HM dibantu oleh para EO Syamsu Alam, S.Pd, Muhammad Syahrul Anhar, S.Pd dan Ahmad Taufik.

BACA: ITMT-IBCH Bakal Seminar Bertajuk The Miracle of Hypnosis

Pelatihan Pengembangan diri tentang Pendidikan Karakter berbasis Teaching of Mind Technology with Neuro Linguistic Programming (NLP) telah dilaksanakan sebelumnya oleh Trainer lain di tempat yang berbeda, kali ini merupakan pelatihan angkatan ke III. Dimana jumlah peserta untuk angkatan ke III membludak, yaitu 31 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah di Makassar dan Gowa Sulawesi Selatan. Kelebihan yang diberikan oleh ITMT ini adalah seluruh peserta telah berhak mendapatkan gelar non akademik yaitu C.TMT (Certified Teaching Mind Technology).

Indonesian Teaching of Mind Technology (ITMT)

Dalam Pemaparan materinya, Coach Anwar, yang juga selaku President ITMT mengatakan bahwa tujuan diadakannya pelatihan ini ialah untuk memberikan motivasi psikologis bagi para guru, pendidik dan yang akan menjadi seorang pendidik dan guru. Di samping itu pelatihan ini juga merupakan rangkaian softskill dan metode bagaimana sebaiknya seorang tenaga pengajar dalam mengelola pembelajaran secara unik, kreatif dan inovatif dengan menggabungkan pola lama dan pola baru sehingga tercipta sesuatu yang diharapkan baik oleh siswa dan tentunya bagi guru itu sendiri.

BACA: Keluarga Besar Institut Parahikma Indonesia Gelar Zikir Bersama

Lebih lanjut, Coach Anwar menjelaskan dalam paparan materinya bahwa pengembangan diri seorang tenaga pendidik dari aspek psikologis dan bagaimana kiat menghadapi anak atau siswa yang “nakal”. Sebagai guru atau tenaga pendidik, wajib bagi mereka untuk melengkapi diri dengan metode yang mendukung pekerjaan. Jangan sampai menjadi guru atau tenaga pendidik yang mati gaya. Para pendidik atau guru dituntut untuk mengenali berbagai metode khususnya dalam penguasaan kelas.

Di sesi terakhir pelatihan, dijelaskan bagaimana seseorang dapat menghipnotis. Namun sebelum masuk pada sesi praktek, Coach Anwar terlebih dahulu menjelaskan secara singkat apa dan bagaimana hipnotis itu sendiri. Sebab sebagian besar masyarakat menganggap bahwa hipnotis itu sejenis dengan ilmu hitam. Padahal sebenarnya ilmu ini sangat bermanfaat khususnya bagi guru atau tenaga pendidik dalam menghadapi siswa yang susah diatur atau lain sebagainya. Lebih lanjut Coach Anwar menjelaskan bahwa untuk mempelajari ilmu tersebut secara lengkap akan di jelaskan pada level 2.(*)

loading...