Nurdin Abdullah Ajak Nelayan Diskusi Soal Penjualan Ikan

BERBAGI

PALOPO, SULSELEKSPRES.COM – Calon Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengajak warga Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, diskusi soal kebutuhan nelayan dan penjual.

Menurut Guru besar Unhas itu, selain mengatur sistem pengelolaan atau TPI, masyarakat nelayan harus disediakan modal dan pasar yang jelas. Sebab kalau tidak maka kita kesulitan untuk mendapatkan pembeli.

“Pelelangan ikan ini harus di perbaiki semua. Mulai dari nelayan, pemodalan dan sistem usahanya juga,” kata Prof Nurdin Abdullah, di hadapan pengujung dan nelayan, di Kota Palopo, Senin (9/4/2018).

Untuk, Nurdin yang juga alumnus Universitas Kyusu Jepang itu mengingatkan kepada masyarakat dan agar supaya tidak ada lagi sampah yang beredar di sekitar TPI ini.

Sebab, kita perlu menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif untuk tempat-tempat umum seperti ini.

“Tapi tidak boleh ada sampah seperti ini lagi, supaya pengunjung nyaman datang melihat ikan,” himbauan Guru Besar Unhas itu.

Oleh kerana itu, lanjutnya, nama juga pelelangan “Maka ikan itu harus di lelang, bukan lagi nelayannya lagi yang menjual ikan itu,” pungkasnya.

Selain itu, Bupati Bantaeng non aktif itu, bertanya mengenai kelompok nelayan yang ada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kota Palopo.

Salah satu pengunjung, Andi Irwan sepontan berteriak “Ini me gubernur ku, yang juga Andalanku,” katanya yang disambut masyarakat pengunjung lainnya.

Di tempat yang sama, Ahmad Junaid mengaku, untuk saat ini perlu ada perubahan, khususnya Kota Palopo.

“Kami akan memilih yang sudah pernah bekerja. Beliau sudah berhasil membangun Bantaeng,” katanya yang sambut dengan teriakan pengunjung.

Blusukan tersebut berlangsung di yang didampingi langsung, Ketua Bappilu PDI Perjuangan Sulsel, Iqbal Arifin bersama pengurus DPD dan DPC lainnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...