Hasil Suara Imbang Penyebab Kisruh Penetapan Dekan Fakultas Teknik UMI

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Terpilihnya Ir. Mukhtar Tahir Zarkawi sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) memicu penolakan dari sejumlah Mahasiswa Teknik yang merasa tidak setuju hasil keputusan senat Universitas.

Ketua Senat Mahasiswa Teknik UMI, Fahmi menjelaskan, alasan dari aksi penolakan yang digaungkan sejumlah mahasiswa, pada Rabu (11/4/2018) lantaran hasil dari keputusan rapat senat.

“Intinya aksinya ini karena keputusan rapat senat, perolehan suara imbang 6-6, kemudian menurut penjelasannya yayasan katanya suara 7-6 ada perubahan, kemudian Waktu saya dialog sama pihak rektorat dihadiri WR 2,3,4,5, katanya suaranya itu 6-6” tulis Fahmi melalui emailnya.

BACA JUGA: 
Sebelum Polisi Masuk Ke UMI, Beredar Isu Organisasi Ekstra Akan Menyerang
Kisruh Pemilihan Dekan, Polisi Disiagakan Di UMI
Ternyata Ini Penyebab Kericuhan Penetapan Dekan Fakultas Teknik UMI

“Jadi beda penjelasannya yayasan beda juga penjelasannya rektorat,” sambungnya.

Selain itu, menurutnya pemicu kericuhan diduga berawal dari tindak pihak birokrasi yang duluan menyentuh demonstran.

“Pada saat aksi tadi, (diduga) yang menyentuh duluan itu orang dari birokrasi,” ungkap Fahmi.

Lebih jauh, Fahmi mengaku menyaksikan PLT Wakil Rektor II, Dirgahayu Lantara, diduga tengah membawa senjata tajam berupa Badik.

“Baru tadi pak Dirga WR 2 juga bawa badik,” tutupnya.

Sementara diwaktu lain, Wakil Rektor III Umi, Ahmad Ghana menerangkan kericuhan yang terjadi siang hari, Rabu (11/4/2018) bermula dari ketidak puasan pendukung calon dekan yang tidak terpilih.

“Dari (jurusan) mesin merasa tidak puas lalu mahasiswanya bikin kegiatan, membakar ban didepan fakultasnya dan dia gembok,” ungkap Ahmad saat diwawancarai pukul 23.00 Wita.

“Dari jurusan mesin, ditambah ada dari elektro, dan sebagian kecil ada juga dari arsitektur,” sambungnya.

Selain itu, menurut Ahmad protes tersebut digelar karena penetapan dekan Fakultas Teknik Umi yang baru tidak disepakati oleh Mahasiswa.

“Mereka protes karena penetapan dekan, itukan aneh Mahasiswa mau atur siapa yang mau pimpin dia kedepannya, kan ndak ada regulasinya seperti itu,” ringkasnya.

Penulis : Agus Mawan

loading...