Jika MA Kabulkan Kasasi, Peluang Menang Appi-Cicu Dinilai Tipis

BERBAGI
Kedua pasangan calon memperlihatkan nomor urutnya masing- masing/ SULSELEKSPRES.COM/ MUHAMMAD ADLAN

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kerja keras pasangan Munafri Arifuddin-Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) diranah hukum dinilai sebagai sesuatu yang wajar.

Pasalnya, peluang menang pasangan ini jika bertarung dibilik suara terbilang tipis. Terlebih jika mengacu pada elektabilitas lawannya, Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) yang nampak sulit didekati.

Jika Mahkamah Agung (MA) menerima gugatan KPU alias membatalkan putusan PTTUN, maka pasangan Appi-Cicu dinilai perlu bekerja keras melawan petahana DIAmi.

BACA JUGA:
Beredar Kabar Putusan Kasasi Sudah Keluar, Aru dan RP di Jakarta
Maqbul: Putusan PT TUN Salah Satu Keanehan Dunia Sejak Nabi Musa
Pilwali Makassar, Pengamat Nilai Putusan PT TUN Sudah Tepat

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Syahrir Karim merunut, apabila berhadapan head to head antara DIAmi dan Appi-Cicu di TPS, maka peluang penantang dinilai sangat tipis untuk memenangkan pertarungan.

“Kalau MA kabulkan gugatan KPU makassar maka langkah Appi-Cicu semakin berat,” kata Syahrir saat dihubungi SulselEkspres.com, Jumat (13/4/2018).

Menurutnya, upaya politik Appi-Cicu sejak awal dengan memborong partai hingga memunculkan opini kotak kosong memunculkan persepsi negatif dimata publik. Ada kesan ketidaksiapan bertarung secara langsung di TPS.

“Setelah aksi memborong partai, memenangkn gugatan di PT TUN, hingga memunculkn opini kotak kosong sebenarnya secara tidak langsung menjadi preseden buruk bagi pasangan ini terutama dalam meraih simpati pemilih,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Celebes Research Center (CRC) beberapa waktu lalu merilis hasil risetnya terkait Pilwali Makassar. Hasilnya, cukup mengagetkan dengan posisi elektabilitas DIAmi jauh meninggalkan Appi-Cicu.

Elektabilitas atau tingkat keterpilihan calon nomor urut 2, Moh Ramdhan Pomanto (DIAmi) unggul yakni 71,8 persen. Sementara pasangan (nomor urut 1) Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi hanya sebesar 18,8 persen.

Penulis: Muhammad Adlan

loading...