Ini Penyebab Kesehatan Nurdin Abdullah Sering Diserang Rival

BERBAGI
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Fadli Noor(kiri) dan Cagub Sulsel Nurdin Abdullah/ IST

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Muhammad Fadli Noor mengemukakan alasan dan sebab maraknya kampanye negatif sekaitan dengan persoalan kesehatan Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Fadli mengatakan, kampanye negatif demikian senggaja dilancarkan lawan Nurdin Abdullah sebagai reaksi dari kepanikan berlebihan.

“Hal ini disebabkan oleh keunggulan Prof Nurdin pada berbagai survey yang dilakukan oleh berbagai lembaga, termasuk yang terbaru dari Laboratorium Politik UIN Makassar,” kata Fadli kepada Sulselekspres.com, Minggu (15/4/2018).

Baca Juga: 

Syukur Bijak: Tanpa Tangan Dingin Nurdin Abdullah, Sulsel Susah Dibangun

Nurdin Abdullah: Kandidat Yang Naik Heli Itu Yang Sehat Akalnya

Nurdin Abdullah Sebut Warga di Gowa Belum Merdeka

Menurut dia, tim kandidat lain seharusnya tak perlu kepo mengenai kesehatan Prof Nurdin. Apalagi karena itu ranah KPU untuk meloloskan kandidat sebagai syarat calon yang diatur dalam PKPU.

“KPU Propinsi telah menyatakan Prof Nurdin memenuhi syarat kesehatan untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai gubernur untuk 5 tahun ke depan berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan yang ditunjuk IDI Sulsel,” katanya.

Faktanya, Prof Nurdin Abdullah tidak pernah melewatkan semua jadwal kampanye dan blusukan hingga ke pelosok yang tak tersentuh oleh kandidat lain disamping beliau masih mengikuti beragam kegiatan lain di berbagai kota Indonesia dan Jepang selama masa kampanye.

“Seribu orang awam yang meragukan kesehatan Prof Nurdin tidak bernilai medis jika seorang dokter apalagi sekelompok dokter telah memberikan keterangan yang bersangkutan sehat untuk menjalankan tugas,” kata dia.

“Janganlah karena kepanikan membuat para pendukung mendegradasi peran IDI, tim dokter dan KPU dalam menilai kesehatan kandidat,” tutupnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...