Mizar Roem, Awali Karir dari Tenaga Sukarela Hingga Pimpinan Pemuda

BERBAGI
Calon Wakil Bupati Sinjai, Mizar Roem/ IST

SINJAI, SULSELEKSPRES.COM – Mizar Roem memiliki segudang perjalanan sebelum membutuskan mendampingi Takyuddin di Pilkada Sinjai.

Dia merintis karirnya dari bawah, yakni menjadi tenaga sukarela. Sebagai Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang sekarang sudah mengundurkan diri untuk memantapkan maju pada Pilkada Sinjai berpasangan dengan Takyuddin, Mizar dikenal sebagai tokoh Pemuda yang produktif.

Ia pernah menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Tahun 2014-2016. Sebagai ‘Gubernur Pemuda’, Mizar menjadi ikon kemandirian pemuda kala itu. Mizar berhasil menggenjot pemuda untuk aktif terlibat dalam proses pembangunan.

Anak kedua dari empat bersaudara ini menyampaikan didikan sang ayah Moh Roem, yang juga mantan Bupati Sinjai dan kini menjabat sebagai Ketua DPRD Sulsel, yang membuatnya memiliki segudang pengalaman.

“Kita anak-anaknya memang dituntut mandiri. Meskipun dibantu, beliau (Roem) sekadar memberikan saran dan pertimbangan. Setelah itu, harus berfikir secara mandiri,” urainya, melalui rilis kepada Sulselekspres.com, Senin (16/4/2018).

Sebelum terangkat sebagai ASN, Ayah dari dua anak ini memulai karir pada umur 25 Tahun, Ia pernah menjadi tenaga sukarela pada Pemerintah Kota Makassar tanpa gaji selama 4 bulan bersamaan dengan menjadi pengurus biasa di KNPI

“10 tahun saya berproses di pemerintahan, aktif di kepemudaan dan kemasyarakatan, dari tenaga sukarela sampai baru terangkat sebagai ASN tahun 2010,” kenangnya sambil tertawa.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan Takyuddin adalah pasangan yang komplit untuk membawa perubahan Sinjai, jika Takyuddin Politisi, dirinya adalah Birokrasi.

Takyuddin Masse diketahui sebagai mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidrap selama dua periode sebelum mewaqafkan diri untuk maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Sinjai.

“Pak Takyuddin 2 periode menjadi Legislator di Sidrap, Saya pun 10 Tahun meniti karir di pemerintahan, kami sudah miliki segudang pengalaman untuk membawa perubahan Sinjai,” terangnya saat ditemui di Kediamannya di Tekolampe Sinjai Utara.

Baik Takyuddin maupun Mizar, sesungguhnya memiliki peluang untuk meningkatkan karir mereka, baik di politik maupun birokrasi. Namun keduanya berani mengambil keputusan untuk keluar dari zona nyaman. Keduanya memilih untuk mengambil jalan terjal untuk mengabdi bagi kampung halamannya di Sinjai.

“Kami ingin bermanfaat untuk Sinjai. Mencapai itu, harus dilandasi niat tulus dan niat kuat. Untuk kebaikan Sinjai, Apapun kita lakukan,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...