Bendungan Karet Jebol, Pelanggan PDAM Makassar Harus Hemat Air Bersih

BERBAGI
Direktur Teknik PDAM Makassar, Hj Kartia Bado (Kiri) Humas PDAM Makassar, Muhammad Idrus (Kanan), jumpa pers di Makassar Coffee House, Jalan Tupai, Selasa (17/4/2018)/ Sulselekspres/Muhammad Adlan.

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sehubungan adanya kerusakan atau jebolnya salah satu bantalan pada bendungan karet sungai Jeneberang, dimana sungai tersebut merupakan salah satu sumber air baku utama yang memasok air pada instalasi IV Maccini Sombala.

Oleh karena itu suplai air bersih dibeberapa daerah mengalami penurunan tekanan karena produksi air juga mengalami penurunan yang saat ini sudah sekitar 90-100 liter/detik akibat pasokan air baku yang tidak maksimal.

Adapun rinciannya debit Selatan Kota yang normalnya 220 L/d, saat ini hanya antara 140-150 L/d dan Utara kota yang normalnya 75-80 L/d saat ini hanya 55-60 L/d, yang apabila dipersentasikan sekitar menurun 30 %.

Direktur Teknik PDAM Makassar, Hj Kartia Bado, mengatakan kondisi tersebut sangat emergency dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Sungai Jeneberang sebagai penanggung jawab sungai Jeneberang untuk segera melakukan pembenahan bendungan karet yang jebol tersebut dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan.

“Kita berharap pihak BBWJS dapat segera memberikan solusi alternatif dulu yang harus ditempuh karena ini sangat urgen dan mendesak karena dampaknya sudah mulai meluas dan keluhan pelanggan juga tidak bisa kami hindari,” Ujarnya saat melakukan jumpa pers di Makassar Coffee House, Jalan Tupai, Selasa (17/4/2018).

Adapun daerah yang terkena dampak adalah sekitar daerah tanjung, seluruh perumahan di GMTD, Deppasawi, Dg Lulung, Kec. Mariso Sebagian Jalan Cendrawasih, Jl. Saya di, Barukang, Tentara Pelajar, dan Sekitar Utara Kota.

Tak lupa, Kartia Bado juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan semoga cepat dikerjakan supply air kembali normal. “Saya menghimbau pelanggan yang terkena dampak dari hal ini, untuk menghemat penggunaan air bersih,”tandasnya.

Penulis: Muhammad Adlan

loading...