Kereta Api di Sulsel Belum Rampung, Menteri PPN : Kami Telah Bertemu Investor

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Mega Proyek Kereta Api Trans Sulawesi yang di resmikan sejak 2014 lalu, hingga saat ini masih belum bisa digunakan. Meskipun groundbreaking kereta yang rencananya menghubungkan Makassar – Barru itu sudah tiga kali dilakukan bahkan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Namun, menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, bahwa saat ini pihkanya sedang mendorong agar proyek kereta api yang telah menelan anggaran hingga triliunan tersebut ke pihak swasta.

Dia menambahkan, untuk bisa mendapatkan dana yang cukup membangun kereta api Makassar – Barru tersebut pihaknya telah bertemu dengan investor.

BACA: Empat Aksi Kontroversi Plt Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, Berani Hentikan Proyek

“Kita telah bertemu dengan potensial investor untuk membahas ini,” katanya, saat berkunjung ke Makassar beberapa waktu lalu.

Bahkan, kata Bambang, yang menyatakan minat untuk berinvestasi dengan pembangunan rel kereta api yang rencananya akan dibangun sepanjang 145 km tersebut.

Namun, pihaknya masih enggan memberitahukan investor mana saja dan dari negara apa saja yang berminat dalam membantu pembangunan mega proyek yang sudah mulai di bangun 2014 lalu.

“Banyak yang berminat dari luar negeri. Tapi, tidak bisa sebutkan karena belum resmi,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD-PTSP), AM Yamin mengatakan, meski belum sepenuhnya rampung, namun pengerjaan rel kereta api terus dilakukan.

“Masih dikerja terus, sampai sekarang pekerjaan masih dilakukan. Tapi saya tidak tahu pastinya, sudah sampai dimana,”katanya, Kamis (10/05/2018).

Sekedar informasi, hingga saat ini jalur rel kereta api baru tersedia sepanjang 40 kilometer dan rencananya akan dirampungkan 46 kilometer pada Oktober mendatang. Sementara, target pembangunan untuk kereta api tersebut 145 km.

Penulis: M. Syawal

loading...