Anak Perempuan yang Dibonceng Terduga Pelaku Bom Masih Hidup

BERBAGI
Anak yang dibonceng terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surabaya/ IST

SURABAYA, SULSELEKSPRES.COM – Pascaserangkaian serangan bom terjadi, Kali ini Satu bom kembali meledak di Jawa Timur, bom tersebut meledak di depan Markas Polrestabes Surabaya pada pukul 08.50 WIB, Senin (14/5/2018).

Dari hasil rekaman Closed Circuit Television (CCTV), sebelum terjadi ledakan, terlihat sebuah minibus warna hitam berada di gerbang masuk Mapolrestabes, jalan Sikatan Nomor 1, Krembangan, Kota Surabaya.

Jelang beberapa detik, dua motor yang belakangan diduga pelaku bom bunuh diri datang, lalu menyalip minibus, kemudian diperiksa petugas polisi yang berjaga.

Dari pengamatan video, terlihat masing-masing pengendara yang diduga laki-laki membonceng seorang perempuan, dan satu lainnya membonceng seorang anak perempuan.

Tak berselang lama, benda yang diduga bom pun meledak. Dari video durasi 23 detik tersebut, terlihat motor yang ditunggangi seorang anak meledak duluan, dan diselangi motor yang didepannya.

Ajaib, pascaledakan, seorang anak perempuan yang dibonceng terduga pelaku berhasil selamat dari maut. Dari video yang beredar, disamping minibus yang tengan terbakar, Anak itu berdiri sempoyong, namun bisa dipastikan Ia dalam kondisi yang baik.

Melihat anak itu berdiri, seorang petugas polisi yang berada di sekitar segera mengevakuasinya dan menjauhkannnya dari lokasi ledakan.

Dari video, terlihat anak perempuan tersebut tengah mengenakan celana berwarna biru, baju dan penutup kepala berwarna kuning.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mengera mengungkapkan ledakan terjadi, setelah sepeda motor mendekati plang gerbang masuk Mapolrestabes berdasarkan rekaman CCTV di kawasan itu.

“Jadi, sebelumnya masuk, ada mobil dulu, kemudian ada motor di belakang kemudian terjadi ledakan, sebelum masuk ke areal lapangan Polrestabes,” tuturnya seperti dilansir Kompas.com.

Ledakan, tegas Barung, diduga berasal dari sepeda motor itu.

“Kami memastikan ini motor. Di luar areal, di luar mako, sebelum penjagaan itu, sebelum plang masuk, meledak,” tuturnya.

Penulis: Agus Mawan

loading...