Polda Sulsel: Sasaran Teroris Sekarang Adalah Kepolisian

BERBAGI
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani/ SULSELEKSPRES.COM/ M. SYAWAL

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bila melihat rentetan serangan teroris, mulai dari rutan Kelapa Dua Salemba Mako Brimob, Mapolrestabes Surabaya, dan terakhir Mapolda Riau. Hal ini menandakan kelompok teroris menjadikan kepolisian sebagai sasarannya.

Sejak dimulainya penyerangan, tercatat 7 personel kepolisian telah gugur, dan belasan lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani membenarkan pernyataan tersebut. “Terus terang saja, sasaran daripada pelaku teroris ini, adalah polisi dan markas kepolisian,” ujarnya saat ditemui di Warkop Siama, Rabu (16/5/2018).

Oleh karenanya, kata Dicky, pihak kepolisian saat ini telah mengetatkan keamanaan di seluruh markas-markas Polri di seluruh Indonesia pascaserangan teroris.

BACA: Sel Teroris Di Makassar Saat Ini Masih Tidur

Sementara, pengamanan untuk di Mapolda Sulsel sendiri, Dicky mengaku, juga sudah diperketat sedemikian rupa.

“Jadi kita telah melakukan pengamanan lebih ekstra terhadap mako-mako yang ada di wilayah Sulawesi Selatan ini, (dari) Polda, Polres, dan Polsek,” terang Dicky.

“Jadi kita akan melakukan pengamanan bagi siapa saja yang akan masuk ke Polda,” sambungnya.

Untuk itu, akibat situasi seperti sekarang, Dicky menghaturkan permintaan maafnya kepada masyarakat yang dahulunya relatif mudah untuk memasuki Mapolda Sulsel, kini akan terbilang lebih sulit lagi.

“Dengan situasi seperti ini, kami akan lakukan pemeriksaan, terutama tas-tas ataupun ransel yang mereka bawah,” pungkasnya.

loading...