Mantan Ketua DPP IMM: Ada Kekuatan Besar Ingin Hancurkan Mentan 

BERBAGI

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Mantan Ketua DPP IMM, Razikin Juraid  mengapresiasi atas Gerak cepat  Kepolisian menangkap  pelaku penyebaran kabar Hoax/ Bohong perselingkuhan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Menurutnya penyebaran fitnah dan tuduhan itu sangat keji, apalagi  terjadi dijelang Lebaran. Karena itu pihak kepolisian sudah sangat tepat memprioritaskan  pengungkapan otak dibelakang kejahatan ini.

“Hoax ini  berdampak pada kinerja Mentan Amran Mengawasi stok dan harga pangan jelang momentum lebaran,” ungkap Razikin, melalui rilis yang diterima Sulselekspres.com, Rabu  (13/6/18).

Dibalik fitnah terhadap Mentan ini, dirinya mendeteksi ada kekuatan besar dibelakangnya. Bahkan dirinya menyebut ada jaringan mafia yang tidak lagi secara leluasa mengatur harga pasar bahkan tertutup ruang geraknya untuk memainkan impor bahan pangan di Indonesia.

“Ada kekuatan besar ingin hancurkan Amran Sulaiman. Kekuatan itu adalah jaringan mafia pangan yang sejak Amran menggenjot produksi pangan dalam negeri sehingga terwujud swasembada pangan seperti sekarang ini,” urainya.

Sebagai bukti lanjutnya, selama bulan suci ramadhan ketersediaan kebutuhan pokok dipasaran cukup baik, serta harga tetap stabil, ini pertanda para mafia tidak bebas lagi permainkan harga.

Menurutnya, kelihatannya para mafia tersebut sangat marah, oleh karena itu,  segala cara mereka lakukan termasuk melakukan personal attack. “Prinsip mafia itu kalau pejabat tidak bisa diajak kompromi yah pilihannya dihancurkan,”  tambahnya lagi.

Hal seperti ini sering dialami dan akan dialami oleh siapa saja yang punya komitmen keberpihakan terhadap rakyat, khususnya petani. “Kita tahu Mentan Amran selama ini memiliki keberpihakan jelas terhadap petani, bahkan Amran siap berkorban demi kesejahteraan petani,”  ungkapnya.

Apalagi gerakan swasembada pangan dimana posisi Pandeglang sebagai daerah penyangga utama pangan di Jakarta ini, tentu Bupati Irna menyambut baik dan mendukung penuh dengan menyediakan lahan ribuan hektar. “Jadi memang wajar jaringan mafia pangan menyerang Amran dengan Irna,” katanya.

Kecurigaan lain, serangan yang dialamatkan untuk kabinet Jokowi-JK itu tentu ada keterkaitan dengan Pilgub di Sulsel. Karena Adik kandung Amran Sulaiman maju sebagai kandidat terkuat calon Wakil Gubernur berpasangan dengan Prof Nurdin Abdullah.

Jadi, sebagai orang yang selama ini berada dibarisan Amran Sulaiman  dan menjadi bagian dalam mendukung dan menggerakkan pemuda diseluruh Indonesia untuk mencintai profesi petani dan bertani agar dapat mewujudkan swasembada pangan.

“Saya berharap kader IMM yang diduga terlibat dalam penyebaran fitnah terhadap Amran untuk bersikap koperatif mengikuti proses hukum sebagai pertanggungjawaban atas perbuatannya,” pungkasnya.

Dia juga, meminta kepolisian untuk usut tuntas aktor intelektualnya dan meminta kepada seluruh kader IMM agar tetap tenang soal kasus yang menimpa Andi Mahfuri supaya tidak ditunggangi pihak-pihak tertentu yang berpotensi menambah kerumitan penyelesaian masalah ini.

“Semoga Mentan Amran tetap semangat mengabdi pada petani, kami siap siaga mengawal dan memberi dukungan,” tutupnya.

loading...