Antisipasi Arus Mudik, Polres Gowa Buat Jalur Alternatif

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Arus lalu lintas di Kabupaten Gowa yang menjadi jalur lintasan mudik untuk wilayah Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba hari ini diperkirakan akan cukup padat.

Mengingat pada Jumat (15/6/2018) besok ummat Islam sudah merayakan shalat Idul Fitri. Sehingga, Jalan poros di Kabupaten Gowa yang menghubungkan beberapa kabupaten akan sangat padat.

Olehnya itu Kepolisian Resort (Polres) Gowa mengurai kepadatan kendaraan di jalur tersebut membuat jalur alternatif di beberapa titik.

Beberapa jalur alternatif yang telah disiapkan yakni untuk kendaraan tujuan Kabupaten Takalar dan Jeneponto dari arah Makassar dapat menggunakan jalur alternatif Jalan. Metro Tanjung Bunga – Jalan. Mallombassi- Jalan. Poros Galesong- Jalan. Poros Bonto Kassi – Jalan. Poros Gowa -Takalar Km 31,4.

“Untuk kendaraan tujuan Kota Makassar dapat menggunakan jalur alternatif Jalan Poros Barombong – Jalan Andi Mappainga – Jalan. Permandian Alam – Jalan. Metro Tanjung Bunga-Makassar,” kata, Kasatlantas Gowa, AKP Religia Faradikta, Kamis (14/6/2018).

Sementara, untuk kendaraan dari arah Jalan Tumanurung menuju Takalar dapat menggunakan jalur Jalan. Agus Salim – Jalan. Manggarupi – Jalan Yusuf Bauty – belok kanan Jalan. Poros Malino – belok kiri Jalan. Poros Takalar

Lalu, kendaraan dari Pallangga menuju Takalar dapat menggunakan jalur Jalan. Bakolu. Apabila pengendara (belok kanan) dapat menggunakan jalur Jalan. Baso Dg Ngawing – Jalan. Poros Pallangga – Stadion Kalegowa

Apabila pengendara (lurus)dapat menggunakan jalur Jl.Poros Pallangga – Kampung Paku – Kampung Tamacinna -Jl.Poros Limbung Kec.Bajeng

“Kami berharap dengan adanya beberapa jalur alternatif yang telah kami sediakan dapat mengurangi padatnya arus lalu lintas apabila kendaraan yang melintas pada saat arus mudik meningkat,” kata, Fara.

Dia juga berharap, masyarakat dapat selamat sampai di tujuan, dan untuk jalur alternatif tersebut pihaknya juga telah menyosialisasikan hal itu baik lewat medsos maupun radio.

Penulis: M. Syawal

loading...