Jubir PSI: Sulsel Lampaui Rasio EBT Global

BERBAGI

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Sidrap, Sulawesi Selatan, hari ini. Sebelumnya, PLTB berkapasitas 75 MW ini telah resmi masuk ke sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan pada April 2018.

Juru Bicara PSI Bidang Ekonomi, Industri, dan Bisnis Rizal Calvary Marimbo menyambut baik peresmian tersebut. Rizal, yang juga Caleg PSI Sulsel 3, ini mengatakan, dengan peresmian itu Sulsel telah mengalahkan daerah lain bahkan secara nasional maupun dunia (global) dalam porsi atau rasio pemanfaatan EBT.

“Tanpa PLTB Sidrap saja, kita di Sulsel sudah mencapai 28 persen EBT dari seluruh bauran yang existing. Secara global masih dibawah 27% pasokan EBTnya,” ucap Rizal melalui rilis yang diterima Sulselekspres.com Senin (2/7/2018).

Rizal mengatakan, pemerintah menargetkan utilisasi EBT mencapai 23% dari total bauran energi nasional pada 2025. Namun, ujar dia, Sulsel sudah melampaui target nasional maupun global. “Masih banyak daerah lain sangat tergantung kepada energi batubara atau bahkan fosil. Tapi kita di Sulsel sudah lampau target nasional dan global. Sebab itu, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo,” tambahnya.

Baca: Tuntaskan 35 Ribu MW, PT PLN Gandeng Kejagung

Rizal menilai, yang kedodoran justru porsi EBT nasional yang belum mencapai 15 % dari total bauran energi. Hal ini disebabkan iklim investasi EBT secara nasional belum cukup kondusif secara regulasi. Dikatakannya, dengan tercukupinya energi murah dan ramah lingkungan ini, Sulsel ke depan akan memiliki daya saing infrastruktur energi dan industri yang tinggi.

Menurutnya, potensi EBT Sulsel sangat besar diantaranya potensi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebesar 2.946,8 MW, mini hidro sebesar 70,2 MW, mikro hidro 7,66 MW, serta potensi panas bumi yang mencapai 371 MW. Apalagi lanjutnya, PLTA yang telah dipakai sebanyak 518 MW, disusul mini hidro 10,6 MW. Saat ini telah terpasang 63 unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro dengan kapasitas 1.897 kW dari total potensi sebesar 7.662,9 MW.

Selain itu, potensi energi angin di Sulsel cukup tinggi sebab kecepatan angin di daerah ini berkisar 2-4 m/detik. Bahkan daerah tertentu seperti Takalar, Bulukumba, Sidrap dan Selayar, kecepatan anginnya lebih dari 4 m/detik.

Baca: Indonesia Punya PLTB terbesar se-Asia Tenggara

PLTB Sidrap ditargetkan akan melayani 70.000 pelanggan di wilayah Sulsel. Pembangunan PLTB dimulai pada Agustus 2015 lalu dan menelan investasi sebesar 150 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,99 triliun (dengan kurs dolar Rp 13.300). PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia yang memanfaatkan lahan kurang lebih 100 hektar.

Selain PLTB Sidrap, Sulsel juga akan memiliki PLTB di Kabupaten Jeneponto. PLTB ini dibangun oleh Equis Energy PT Energi Bayu Jeneponto, dengan kapasitas 72 MW, nilai investasinya sebesar USD 160,7 juta, dengan memanfaatkan lahan 60 hektare dan masa pengerjaan dua tahun.

Penulis: Abdul Latif

loading...