Mahasiswa UNM, Teliti Buah Ketapang Sebagai Bahan Pengawet

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kebutuhan terhadap makanan merupakan kebutuhan primer. Artinya, kebutuhan yang harus terpenuhi dan apabila tidak terpenuhi dapat menimbulkan permasalahan hidup, baik berupa gangguan kesehatan maupun psikologi Fungsi makanan bagi tubuh ialah sebagai sumber energi untuk beraktivitas setiap harinya.

Selain itu, juga sebagai sumber protein dan vitamin untuk pertumbuhan dan perkembangan. Makanan yang baik merupakan makanan yang mengandung kalori, gizi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang cukup untuk aktivitas kita seharian. Sehingga kesehatan tubuh dapat terjaga.

Tidak sedikit makanan yang beredar dipasaran mengandung bahan pengawet. Hal ini dikarenakan agar makanan yang telah dibuat dapat bertahan lebih lama. Oleh sebab itu pemilihan produk makanan baik jajanan, sarapan dan yang lainnya perlu diperhatikan karena makanan tersebut akan masuk kedalam tubuh.

BACA JUGA: 
Menwa UNM Gelar Aksi Donor Darah
Pengumuman Kelulusan Calon Mahasiswa Baru Yayasan Pendidikan Mega Rezky Makassar 2018
Berkat Jeruk, Ahmad Fajri Mahasiswa Stikes Mega Rezky Menangi Penelitian

Jenis pengawet yang sering digunakan dipasaran merupakan jenis pengawet sintesis, seperti asam benzoat, asam nitrat dan asam boraks. Pengawet-pengawet ini merupakan pengawet yang tidak berasal dari alam akan tetapi dibuat dari zat kimia. Sehingga pengawet jenis ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Wahyu, merupakan ketua tim peneliti muda dari Universitas Negeri Makassar yang berinisiatif untuk menemukan alternatif lain pengawet makanan yang bahan dasarnya berasal dari alam.

“Kurangnya pengawet makanan yang berbahan dasar alami yang membuat kami berinisiatif meneliti hal tersebut, karena setiap kami membaca komposisi pada produk makanan ataupun minuman, produk itu selalu menggunakan pengawet makanan sintesis”, ungkapnya wahyu selaku ketua tim peneliti.

Ditanya alasan mengapa memilih Ketapang, Wahyu menjelaskan bahwa timnya berencana meneliti buah ketapang, karena ternyata zat yang dikandung oleh buah ketapang dapat menghambat pertumbuhan mikroba pada makanan.

“Buah ketapang yang telah terkumpul kami akan jadikan asap cair karena zatnya terekstrak dengan baik ketika dijadikan asap cair” ungkapnya

“Asap cair dari buah ketapang ini sangat baik digunakan karena selain tidak menggunakan zat kimia, buah ketapang ternyata mengandung bahan seperti lignin, hemiselulosa yang baik digunakan sebagai pengawet karena tidak berbahaya bagi tubuh,”tambahnya.

loading...