Setelah Tersangkakan CEO Abu Tours dan Istri, Polda Segera Limpahkan Berkas ke Kejaksaan

BERBAGI
Polda Sulsel

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Setelah menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan penggelapan dana jamaah oleh Abu Tours and Travel, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), dalam waktu dekat akan menyerahkan berkas tersebut ke kejaksaan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan setelah melengkapi berkas dan menetapkan dua tersangka baru dalam kasus Abu Tours and Travel, pihaknya akan segera melimpahkan berkas itu ke kejaksaan.

“Setelah menetapkan empat tersangka dengan bukti-bukti baru maka kami akan kembalikan berkas ini ke Kejaksaan,” katanya, saat merilis kasus penggelapan dana jamaah oleh Abu Tours and Travel di Mapolda Sulsel, Rabu (10/7/2018).

BACA: Tetapkan Tersangka Baru, Polda Kembali Incar Aset Abu Tours

Setelah, ada lampu hijau dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) untuk menetapkan atau mengeluarkan surat keputusan P21 maka pihaknya akan menyerahkan barang bukti beserta tersangka.

“Mudah-mudahan ada lampu hijau dari kejaksaan untuk keluarkan P21 sehingga kasus ini lanjut ke persidangan,” kata Dicky yang didampingi oleh Direktur Kriminal Khusus, Kombes Pol Yudhiawan.

Sebelumnya, Polda Sulsel telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana jamaah oleh Abu Tours and Travels.

Keempat tersangka tersebut yakni CEO Abu Tours and Travel, Hamzah Mamba, Manager Keuangan PT. Abu Tours and Travel, Muh. Kasim Sunusi, Komisaris PT. Abu Tours and Travels, Chaeruddin, dan terakhir Istri CEO Abu Tours and Travels, Nursahriah Mansyur yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama di PT. Abu Tours.

BACA: Komisaris PT. Abu Tours Ditetapkan Sebagai Tersangka

Keempat tersangka itu disangkakan dengan pasal 374 subs 372 KUHPidana jo pasal 55 ke 1 KUHPidana jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana dam atau pasal 5 Undang-undang RI no 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. Dengan pidana penjara paling lama 20 tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Dalam kasus tersebut Polda Juga mengamankan atau menyita aset bergerak maupun tidak bergerak seperti 33 aset benda tidak bergerak (tanah dan bangunan), 36 uniy kendaraan roda 4, 5 unit kendaraan roda 2, 41 alat elektronik, 9 unit usaha, uang sebanyak Rp226. 268. 570, dan sejumlah barang berharga lainnya.

Jika ditotal maka aset Abu Tours and Travel yang telah disita oleh Polda Sulsel sejak lima bulan lalu mencapai Rp200 miliar.

loading...