PT Pelni Laporkan Soal Ini ke Pemprov Sulsel

BERBAGI

“Pelni inikan disubsidi, jadi kalau kapasitasnya 40 persen katakanlah yang selama ini dianggap terutama yang diangkut barang. Padahal dalam mendukung tol laut utamanya kan barang dan arus komunikasi itu lancar,” sambung Soni.

Selain itu, terdapat problem dalam program Tol Laut dalam terakhir ini. Kata Soni, dimana saat angkutan dari Makassar ke wilayah Timur isinya penuh, namun saat kembali muatannya masih banyak kosong.

Menurutnya, ada dua hal penting, sehingga mengapa tidak optimum. Antara lainnya, pelaku usaha belum mengetahui tentang kapasitas angkutan Kapal milik Pelni.

“Kedua, memang barang yang diangkut memang tidak ada ataupun kurang. Inikan persoalan analisis, jadi kehadiran beliau itu ke sini bagaimana membicarakan untuk mengoptimumkan kapasitas ini, (agar) tidak semata-mata untuk kepentingan laba pelni,” ringkas Soni.

Oleh karena itu, Soni bersama Pimpinan Daerah, melakukan kordinasi ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Instansi terkait untuk memetakkan kebutuhan demand and supply, agar kendala ini dapat dioptimumkan.

loading...