Perjuangan IGI Hadirkan Kembali Mapel TIK Akhirnya Terwujud

BERBAGI
Ketua Umum IGI Pusat, Muhammad Ramli Rahim

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM– Mata pelajar (Mapel) TIK kini dapat diajarkan kembali setelah sempat ditiadakan dalam Kurikulum 2013 karena beberapa pertimbangan. Mata pelajaran ini pun juga berganti nama yakni “Informatika”

BACA: 10 Tahun Mengabdi, Guru Honorer di Jeneponto Dipecat Lantaran Beda Pilihan di Pilkada

“Alhamdulillah perjuangan kita mengembalikan TIK sebagai mata pelajaran dalam wujud yang lebih maju terutama guru-guru TIK telah menemui jalan terang, Kemdikbud dalam waktu dekat kembali akan menjadikan mapel TIK sebagai mata pelajaran tapi bukan lagi dalam wujud TIK seperti yang dulu. Nama mata pelajarannya pun berubah menjadi INFORMATIKA dan materinya jauh berbeda dengan mapel TIK dimasa lalu,”terang Ketua Umum Pengurus Pusat IGI, Muhammad Ramli Rahim dalam rilisnya diterima sulselekspres.com, Minggu (5/8/2018)

Menurutnya, isi dari Mapel Informatika sebagai wujud mapel TIK masa kini adalah Computational Thinking dengan materi STEM Computer Science / Coding / Computer Programming.

BACA: Diskusi publik DPRD Makassar Bahas Dampak Digital

Meskipun mapel Informatika ini bukan mapel wajib dan hanya menjadi pilihan bagi sekolah-sekolah yang siap, tapi bagi IGI apa yg diperjuangkan selama ini sudah terwujud.

Mapel TIK dimasa lalu memang tak cukup untuk menjadi mapel karena materinya adalah materi-materi yang terlalu mudah dan dangkal. Dengan computational thinking, mapel Informatika akan jadi lebih keren buat siswa.

BACA JUGA:

Kenangan Ultah Guru Korban Tenggelam Di Selayar Jadi Pertemuan Terakhir Siswanya

Kisah Pilu Tenaga Honorer Kelurahan Dipecat Karena Foto dengan Appi

Guru Dilapor ke Polisi Karena Cubit Murid, Begini Kata Politisi PKS

Hal ini tentu saja harus disyukuri oleh kawan-kawan guru terutama guru TIK yang selama ini tidak jelas statusnya dan hanya dijadikan bimbingan.

Sementara itu, Kepala Balitbang Kemdikbud Ir. Totok Suprayitno, Ph.D, mengungkaokan jika kajian tentang Mapel Informatika telah rampung dan hal ini tentu saja dengan mempertimbangkan masa depan anak-anak Indonesia yang penting untuk dibekali kompetensi terkait dunia digital termasuk aspek-aspek sosialnya.

Meskipun demikian tentu saja kemampuan digital harus dimiliki oleh seluruh guru, bukan hanya guru mapel Informatika karena selama ini guru mapel informatika banyak direpotkan oleh guru-guru jadul yang tak mau berubah.

loading...