Demi Pelayanan, NA Alihkan Anggaran “Lovely December” Untuk Sarana Pariwisata

BERBAGI
Jayadi Nas/ INT

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Rencana Gubernur terpilih, Nurdin Abdullah, mengalihkan anggaran event tahunan “Lovely December Toraja” menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Menanggapi hal itu, salah seorang Tim Transisi NA-ASS, Jayadi Nas beranggapan, bahwa langkah tersebut diambil justru untuk memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang berkunjung ke Toraja.

“Supaya kesan baik itu yang kemudian dibawah oleh para pendatang pada setiap event. Bukan misalnya suasana yang kurang senang,” ujarnya kepada Sulselekspres.com melalui telefon, Jumat (10/8/2018).

BACA: Tunda Even Lovely December, Pengamat Sebut Nurdin Abdullah Ikuti Misi Jokowi

Demi memberikan pelayanan terbaik, kata Jayadi, maka sarana dan prasarana harus di buat semaksimal mungkin dan dari itu, kesan baik para wisatawan bakal timbul.

“Penundaan atau pengalihan anggaran kan tidak diperuntukkan untuk program provinsi, tetapi diperuntukkan bagaimana orang-orang yang datang ke Tator, mengikuti lovely december dari segi sarana prasarana tersedia dengan baik,” jelas Jayadi.

Lebih jauh, Jayadi mengaku, langkah tersebut sebelumnya telah melalui komunikasi antar pemerintah kabupaten Tana Toraja, sehingga kebijakan ini tidak lahir secara sepihak.

“Jadi prof juga tidak memaksakan, tergantung bagaimana daerah, kalau daerah mengatakan seperti itu, ya begitu modelnya,” akunya.

Sementara itu, 2 event seperti F8 dan Festival Phinisi yang masuk dalam daftar 100 event Indonesia, kata Jayadi tidak dilakukan pengalihan anggaran.

loading...