Murid SDIT Ar Rahmah Penggalangan Dana Untuk Warga Lombok, Guru: Melatih Sensifitas Anak

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKPRES.COM – Adanya gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menyebabkan banyaknya bangunan rubuh dan korban jiwa membuat masyarakat Makassar ikut andil dalam membantu warga NTB.

Tidak hanya mahasiswa, anak-anak Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ar Rahma yang terletak di Perumahan Dosen (Perdos) Universitas Hasanuddin (Unhas) juga memberikan sumbangan kepada warga di NTB.

BACA: Pesantren Al-Badar Punya Cara Sendiri Bantu Korban Gempa Lombok

Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan, Arman, mengatakan bahwa penggalan dana tersebut untuk membantu masyarakat yang ada di Lombok tersebut sebagai upaya untuk memberikan rasa sensitifitas anak terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Ini sebenarnya melatih sensitifitas mereka terhadap orang-orang yang membutuhkan pertolongan,” katanya saat ditemui di Lapangan Sekolah SDIT Ar Rahmah, Perdos Unhas, Kecamatan Tamalanrea, Jumat (10/8/2018).

Penggalangan dana yang melibatkan seluruh unsur di sekolah mulai dari guru, murid, hingga orang tua murid tersebut, kata Arman, bukan pertama kali dilakukan sekolahnya.

“Kami sering lakukan hal ini, setiap ada kejadian baik itu gempa atau semacamnya. Kami sering melakukan kegiatan seperti ini,” jelasnya, di tengah murid-murid yang sedang bermain.

Bahkan, kata dia, seperti gempa di aceh serta bantuan untuk masyarakat Rohingya, pihaknya selalu melakukan hal itu dan melibatkan murid serta orang tua murid. “Kami biasa mengumpulkan Rp30 juta hingga Rp60 juta saat penggalangan dana kami lakukan di sekolah ini,” jelasnya.

Sampai hari ini, lanjut Arman, selama tiga hari melakukan penggalangan dana di SDIT Ar Rahmah pihaknya telah mengumpulkan sekitar Rp22 juta untuk diberika ke Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). Lalu diteruskan oleh IZI ke masyarakat lombok.

loading...