Kebakaran Tinumbu, Fahri Dianiaya Oleh Tiga Orang Sebelum Tewas Dibakar

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kebakaran yang terjadi di Jalan Tinumbu pada (6/8/2018) diawali dengan penganiayaan terhadap korban Fahri (23) oleh tiga orang tersangka.

Ketiga tersangka tersebut merupakan jaringan dari otak pembakaran yang menelan korban jiwa sebanyak enam orang. Ketiganya yakni Riswan, Haidir dan Wandi.

Ketiganya ditugaskan oleh Akbar untuk menagih utang dari Fahri sebanyak sembilan paket atau Rp10 juta atas transaksi narkoba melalui seseorang bernama Azwar.

“Sehari sebelum pembakaran ketiganya melakukan penagihan dan penganiayaan terhadap Fahri yang diduga atas perintah Akbar,” kata, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar, di Mapolrestabes Makassar, Minggu (12/8/2018).

Baru setelah, penganiayaan tersebut, Akbar melalui selulernya menyuruh Ilham dan Appang yang saat ini masih dalam pengejaran kembali menagih dan kemudian membakar korban bersama lima orang lainnya.

Baca juga:

Kebakaran Tinumbu, Transaksi Narkoba Tidak Dibayar Picu Pembakaran Rumah

Polisi Usut Keterlibatan Jaringan Narkoba Dalam Kasus Kebakaran Tinumbu

Bersama Wagub Terpilih, Sumarsono Tinjau Lokasi Kebakaran Tinumbu

Dari pembakaran yang dilakukan oleh Ilham dan Appang (DPO) lima rumah warga terbakar dan menewaskan enam orang tewas teranggang, termasuk Fahri yang menjadi target komplotan tersebut.

Jadi, jumlah tersangka atas pengembangan kasus pembakaran tersebut sebanyak 6 orang namun tersangka atas nama Iwan hanya masuk dalam jaringan narkoba.

 

loading...