Kebakaran Tinumbu, Transaksi Narkoba Tidak Dibayar Picu Pembakaran Rumah

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kebakaran yang terjadi di Jalan Tinumbu diduga disebabkan adanya utang piutang antara korban bernama Fahri (24) dan Akbar penghuni Lapas Kelas 1 Makassar.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar, mengatakan bahwa pembakaran tersebut dikarenakan adanya utang piutang antara Fahri dengan Akbar.

Baca juga:

Polisi Ringkus Pelaku Pembakaran Di Tinumbu Yang Tewaskan 6 Warga

Kebakaran Yang Tewaskan 6 Warga Di Tinumbu Di Dalangi Napi Lapas Makassar

Bersama Wagub Terpilih, Sumarsono Tinjau Lokasi Kebakaran Tinumbu

“Korban Fahri melakukan transaksi narkoba dengan Akbar. Sehingga Akbar memerintahkan untuk melakukan pembakaran,” katanya, saat merilis kasus tersebut di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Minggu (12/8/2018).

Irwan menjelaskan dari keterangan yang dihimpun, Alm Fahri yang meninggal saat kebakaran tersebut tidak membayar sembilan paket sabu milik Akbar.

“Fahri tidak membayar narkotik yang dibeli fahri dari Daeng Ampu sebanyak 9 paket atau senilai Rp10 juta melalui perantara,” jelasnya, yang didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Diary Astetika.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di Jalan Tinimbu, Lorong 1 menyebabkan 5 rumah hangus dan 6 orang tewas dalam kejadian itu. Mereka yang meninggal adalah Sanusi (70) dan Bodeng (65) pasangan suami istri. Lalu juga korban meninggal, putri dan cucu Sanusi yakni, Musdalifa (30), Fahri (24), Namira Ramadina (21), dan Hijas (2,5).

loading...