Pemkot Makassar Beri 3 Hari Pedagang Kosongkan Lods

BERBAGI
New Makassar Mall/Ist

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Meski ada penolakan dari ratusan pedagang pasar sentral di tiga jalan sekitar Makassar Mall. Pemerintah Kota Makassar tetap akan merelokasi para pedagang.

Plt Sekretaris Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin, mengatakan bahwa pihaknya memberikan beberapa hari kepada para pedagang untuk memindahkan barangnya agar fungsi jalan di tiga jalan yakni KH. Agus Salim, KH. Wahid Hasyi, dan Hos Cokroaminoto bisa digunakan sesuai kegunaannya.

BACA: Pedagang Pasar Sentral Tunggu SK Harga Los Makassar Mall

“Kami harapkan dalam waktu tiga hari kedepan, semua ini bisa tuntas,” katanya, saat ditemui di sela-sela sosialisasi kepada para pedagang di New Makassar Mall, Jalan Agus Salim, Senin (3/9/2018).

Dia mengatakan bahwa Insyaallah di hari relokasi pedagang di tiga jalan tersebut berjalan dengan aman. Karena, sejak awal Pemkot Makassar selalu menggunakan pendekatan persuasif.

BACA: Ini Alasan Pedagang Tolak Pindah ke Lantai 5 New Makassar Mall

“Kita tidak harapkan buntu, karena dari buktinya dari data pedagang yang ada, sudah banyak yang mengambil kunci. Ini yang kami inginkan agar mereka bisa mengisi lodsnya (New Makassar Mall),” jelasnya.

Olehnya itu, pihaknya akan terus melakukan inventarisasi terhadap seluruh pedagang. Dari 560 pedagang resmi yang bersertifikat itu pihaknya terus memantau tiap-tiap pedagangan yang telah masuk dan mengosongkan lodsnya.

BACA: Reses di New Makassar Mall, Dewan Makassar Temukan Keluhan Pedagang

Para pedagang sebelumnya diberikan izin melalui SK Wali Kota Makassar, menempati badan jalan sebagai lokasi sementara untuk berdagang pasca kebakaran yang menghanguskan sebagian besar lapakan pedagang, pada 2014 lalu.

Namun, SK yang dikeluarkan oleh Wali Kota Makassar tersebut saat ini telah dicabut. Sehingga secara otomatis, Pemerintah Kota Makassar harus kembali menjadikan tiga jalan yang sebelumnya ditempati berdagang tersebut dikembalikan sesuai fungsinya.

Setelah, pembangunan New Makassar Mall selesai, para pedagang kemudian diimbau untuk masuk berjualan di tempat yang disediakan. Hanya saja persoalan harga yang terlalu mahal membuat pedagang menolak untuk direlokasi.

Dari keterangan warga, harga tempat dalam NMM sesuai dengan keputusan BPKP yakni Rp42.158.000 per meter. Tapi, dalam perjalanannya pihak pengembang menaikkan harga tempat tersebut menjadi Rp90 juta hingga Rp150 juta per meter.

loading...