Perusda Yang Bebani APBD, Gubernur Sulsel: akan kita likuidasi

BERBAGI
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berharap Perusahaan Daerah (Perusda) dapat meningkatkan kinerja dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bagi Mantan Bupati Bantaeng ini, Perusda harus menjadi profit center bagi Pemerintah Provinsi Sulsel melalui PAD. Bukan selama ini yang justru membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

BACA: Wantipres Yakin Nurdin Abdullah Bisa Jadi Acuan Demokrasi

“Sekarang ini kebutuhan pembangunan kita terus meningkat, kita beraharap Perusda ini kan menjadi profit center bukan membebani APBD,” ujar Nurdin, Jumat (14/9/2018).

Terlebih, Ia menyebutkan, Pemprov Sulsel punya aset cukup banyak, bila ini tidak dimaksimalkan maka akan mengalami kerugian.

BACA: Jepang Hibahkan 45 Ambulans dan Damkar untuk Sulsel

“Harusnya menghasilkan, Perusda harus inovatif dan kreatif, membangun usaha yang memberikan profit, intinya bagi saya perusda itu (harus) ciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,”harapnya.

Untuk itu, Nurdin akan melakukan pembaharuan di lingkup Perusda.

BACA: Tak Perlu Ke Jepang, Bunga Sakura Akan Tumbuh di Gowa dan Toraja

“Sudah (ada gambaran) Inshallah, kita lihat yang mana lebih menguntungkan, yang pasti, tidak memberikan kontribusi akan kita likuidasi, masa harus bebani APBD terus, masa sedikit-sedikit subsidi, kasihan,” ujarnya.

Selain itu, sektor Perusda yang akan dibangun kata Nurdin, juga masih akan dilakukan pemetaan. Terutama sektor yang swasta yang tidak masuk. Menurutnya, pada prinsipnya Perusda itu mendorong dan mendukung.

Misalnya tidak masuk dibidang angkutan. Agar tidak mematikan yang sudah ada. Untuk yang sifatnya supportif (mendukung) misalnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, diprioritaskan untuk pembangunan hotel.

“Untuk pembangunan hotel yang bagus di sana. Perusda kenapa tidak masuk bangun hotel disana. ya daerah bisa berkembang,” pungkasnya.

loading...