SUNGGUMINASA, SULSELEKSPRES.COM – Kepala Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Gowa Kawaidah Alham mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 31 sekolah di Gowa ditingkat SD dan SMP yang telah mendapat sertifikasi dari Kemenristekdikti sebagai sekolah layak anak.
Dinas PPPA Gowa bekerjasama Dinas Pendidikan mewujudkan program Sekolah Ramah Anak, membentuk fasilitator bullying, dan agen perubahan bulliying.
Hal ini menjadi usulan prioritas anak pada musrenbang anak 2018 lalu dalam rangka meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap anak di lingkup sekolah.
“Kedepan kita akan berupaya agar kategori yang didapatkan dapat meningkatkan. Selain itu sinergitas kepada seluruh elemen masih kita harapkan untuk mewujudkan 2030 Indonesia mencapai negara layak anak,” katanya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan mendorong, berbagai pihak seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan trotoar jalan yang ramah anak dan telah menyiapkan taman bermain ramah anak.
Untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yaitu memenuhi akta kelahiran anak, serta terus memaksimalkan pemenuhan anak memiliki Kartu Indentitas Anak (KIA).
“Selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup yaitu mengajak dan melibatkan anak untuk tidak buang sampah sembarangan serta diberikan pelatihan agar bisa mendaur ulang sampah,” jelasnya.
Penulis : M. Syawal



