25 C
Makassar
Wednesday, March 11, 2026
HomeDaerah500 Relawan WCD Bone, Kumpulkan 5 Ton Sampah

500 Relawan WCD Bone, Kumpulkan 5 Ton Sampah

- Advertisement -

WATAMPONE, SULSELEKSPRES.COM – Sebanyak 500 relawan yang tergabung didalam 52 komunitas dan 7 instansi pendidikan di Bone berhasil mengumpulkan sampah lebih dari 5 ton di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Lonrae. Sabtu, (21/09/2019).

Pengumpulan Lima ton sampah dalam
aksi World Cleanup Day. Aksi WCD melibatkan seluruh elemen dari berbagai kalangan yakni masyarakat umum, TNI-Polri, komunitas, dan instansi pendidikan

World Cleanup Day merupakan kegiatan yang dilakukan serentak di 157 negara untuk melakukan pembersihan sampah.

Ketua Panitia Muh Syawal mengatakan
kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, terutama dalam masalah sampah

“Ini untuk menumbuhkan jiwa kesadaran terhadap kebersihan lingkungan,” katanya,” kepada sulselekspres.com Sabtu, (21/09).

Muh Syawal mengharapkan kegiatan tersebut selain menjadi wujud peduli terhadap lingkungan, juga dapat dijadikan ajang silaturahim bagi seluruh relawan.

“Semoga aksi World Cleanup ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar lapisan masyarakat/ organisasi sehingga menumbuhkan jiwa solidaritas terhadap kepedulian kebersihan lingkungan,”harapnya.

Diketahui, Gerakan World Cleanup Day tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi Kabupaten Bone. Pasalnya, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan.

Gerakan yang dilakukan ini merupakan aksi bersih-bersih sampah oleh para relawan maupun komunitas yang ada di Kabupaten Bone.

Sedikitnya 52 komunitas, dan 7 instansi pendidikan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan bersih-bersih, “World Cleanup Day (WCD), di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Lonrae, Sabtu (21/9/2019).

Pada tahun ini, gerakan WCD hadir kembali diseluruh dunia. Di Indonesia kegiatan WCD ditargetkan melibatkan 13 juta relawan di seluruh Indonesia.

World Cleanup Day ini diinisiasi oleh Lets Do It World di Estonia yang memulai aksi sejak 2008. Namun World Cleanup Day sendiri adalah yang pertama dilaksanakan di dunia pada 15 September 2018 melibatkan 157 negara di dunia dan mengumpulkan lebih dari 18 juta relawan bergabung dalam aksi cleanup tersebut.

World Cleanup Day di Indonesia pertama kali diperkenalkan oleh Let’s Do It Indonesia yang merupakan organisasi dibawah naungan Let’s Do It World Movement pada tahun 2014. Namun, untuk pergerakan di Indonesia, WCDI 2019 digerakkan oleh core team nasional yang terdiri dari 11 organisasi dan lembaga yaitu Let’s Do It Indonesia, DFW Indonesia, Indorelawan, Trash Hero Indonesia, Social Designee, Gerakan Mari Berbagi, Gerakan Pramuka Indonesia, Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih, Clean Action, Qlue dan JCI Indonesia.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img