SULSELEKSPRES.COM – Kendati sangat rentan bagi bayi untuk tersedak saat sedang menyusu atau mengonsumsi makanan, hal ini sesungguhnya dapat dicegah apabila Anda sebagai orang tua mawas diri. Berikut adalah cara mencegah bayi tersedak yang penting untuk diketahui dan dipraktikkan.
1. Posisi Menyusu
Tanpa kita sadari, posisi menyusu bayi juga berkaitan dengan risiko bayi tersedak ASI.
BACA: Raditya Dika Lakukan Ini ke Istri Agar Bayi Tidak Sungsang
Ya, sering kali ada kejadian di mana bayi suka tersedak saat sedang disusui oleh ibunya (mungkin termasuk Anda salah satunya). Hal ini tak lain dikarenakan posisi menyusu bayi yang salah, atau bisa dibilang kurang tepat.
Oleh sebab itu, cara mencegah bayi tersedak pada kasus ini yaitu dengan mengetahui posisi menyusu yang benar agar bayi tidak tersedak.
Bagaimana posisi menyusu yang benar agar bayi tidak tersedak? Jawabannya yakni usahakan perut Anda dan perut si kecil menempel satu sama lain. Lalu, tempatkan dagunya pada payudara. Posisi ini dinilai membantu rongga tenggorokan dalam mengendalikan aliran ASI yang masuk.
2. Tidak Membaringkan Bayi
Apabila Anda hendak memberikan ASI pada sang buah hati dengan cup feeder atau sendok, maka posisi menyusu yang benar agar bayi tidak tersedak adalah dengan memposisikan bayi setengah duduk dengan sudut 45 derajat alih-alih membaringkannya.
BACA: Dengan Bahan Ini Bisa Hilangkan Bau Pesing Pipis Bayi di Kasur
Memposisikan bayi dalam keadaan tubuh telentang hanya akan menghambat laju ASI ke dalam tenggorokan. Ingat, saluran pernapasan bayi belum dapat berfungsi sempurna sehingga perlu ditopang oleh cara-cara seperti ini demi kelancaran aliran ASI maupun makanan yang masuk.
3. Perhatikan Volume ASI
Ada kalanya seorang wanita memiliki volume ASI yang melimpah dan mengalir deras saat dikeluarkan.
Kondisi ini juga menjadi salah satu penyebab bayi tersedak saat menyusui. Apakah Anda termasuk salah satu yang memiliki volume ASI melimpah? Jika ya, maka cara mencegah bayi tersedak adalah dengan tidak memaksa bayi untuk menyusu langsung dari payudara Anda. Pasalnya, hal ini akan membuat bayi kewalahan dalam mengonsumsi ASI hingga berujung pada tersedak.
Alih-alih demikian, yang seharusnya q Anda lakukan adalah dengan memompa ASI untuk selanjutnya ditempatkan pada wadah khusus seperti cup feeder atau sendok. Setelah itu, baru berikan ASI pada si kecil.
4. Hindari Memberikan Makanan Padat
Makanan tak lepas dari faktor penyebab bayi tersedak. Hal ini terjadi apabila Anda memberikan jenis-jenis makanan yang sebetulnya masih ‘haram’ untuk dikonsumsi oleh si kecil.
Makanan bertekstur padat menjadi jenis makanan yang dimaksud, dan hal ini tak terbatas pada makanan sehat seperti buah-buahan. Oleh sebab itu, cara mencegah bayi tersedak tentu saja dengan tidak memberikan makanan-makanan tersebut sampai tiba waktunya rongga tenggorokan siap untuk menerima makanan-makanan tersebut.
Kalaupun Anda tetap ingin memberikan makanan-makanan tersebut karena bayi Anda sudah memasuki masa MPASI tersebut—misalnya buah-buahan—baiknya makanan diolah menjadi bubur. Tekstur ‘lembek’ pada bubur lebih aman untuk masuk ke dalam mulut bayi sehingga risiko tersedak dapat diminimalisir.
5. Awasi saat Makan
Ini dia yang disebut sebagai mawas diri. Anda para orang tua jangan sampai lalai ketika si kecil sedang makan karena hal ini bisa berujung pada kondisi bayi tersedak.
Cara mencegah bayi tersedak adalah dengan mengawasi buah hati Anda saat ia sedang melahap makanannya. Jangan biarkan anak untuk banyak bergerak, terutama saat sedang proses menelan makanan. Pada usia sekitar 6 bulan, bayi pun sudah memiliki kecenderungan untuk bergerak aktif.
Nah, jika Anda lalai, bukan tidak mungkin ia akan tersedak saat makan akibat terlalu banyak bergerak. Jika sudah begitu tentu Anda yang akan direpotkan, bukan?
6. Jauhkan Anak dari Benda Asing
Seperti yang sudah disebutkan di awal, penyebab bayi tersedak tak hanya ASI dan makanan melainkan juga benda-benda asing lainnya seperti mainan dan sebagainya.
Lagi-lagi, kewaspadaan Anda sebagai orang tua sangat dituntut di sini. Usahakan untuk tidak meletakkan benda asing apapun di dekat bayi yang berpotensi menarik perhatiannya. Apalagi, jika benda tersebut terbilang kecil. Pasalnya, bayi bisa saja tergerak untuk mengambil dan menelan benda yang dilihatnya.
Alhasil, ia pun akan tersedak. Parahnya, kondisi ini bisa sama sekali menutup saluran pernapasannya sehingga ia akan kesulitan bernapas yang bisa berujung pada hilangnya kesadaran.
Maka dari itu, cara mencegah bayi tersedak yang satu ini wajib dilakukan sebelum benar-benar terjadi dan bisa membahayakan nyawa si kecil. (Sumber: DokterSehat)



