MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ratusan mutasi dan rotasi lingkup Pemerintah Kota Makassar yang baru saja dilakukan oleh Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto masih terus bergulir. Tujuh pejabat bahkan kehilangan jabatan strategis jabatan.
Adapun pejabat eselon II yang statusnya non job antara lain, Mukhtar Tahir yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Sosial, Najma Emma yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Kearsipan, Fathur Rahim yang sebelumnya menjabat Kadis Perumahan dan Kawasan Kumuh.
Selain itu ada nama Ismail Hajiali yang sebelumnya Dinas Komunikasi dan Informatika, Muhammad Rusli jabatan sebelumnya Kepala Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD), Jamaing yang jabatan sebelumnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Kadis Kebudayaan Andi Abdullah Bau Sawa.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, mengatakan bahwa pejabat yang saat ini kehilangan jabatannya tidak serta merta dilakukan, tapi, melalui banyak tahapan penilaian, mulai dari assessment hingga penilaian dari inovasi mereka.
“Saya kira penilaiannya jelas sekali, pertama tidak ada inovasi, sakipnya sangat rendah, kedua Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahnya (Sakip) rendah, Kemudian di assessment kemarin juga rendah,” katanya, Minggu (16/12/2018).
Tidak hanya itu, kata Danny, penilaian tersebut juga diambil dari penilaian masyarakat terkait tingkat pelayanan publik. Bahkan, meminta penilaian terhadap orang lingkup Pemerintah Kita Makassar yang bekerja bersama pejabat tersebut.
“Kami mendapat penilaian dri masyarakat, karena kami juga meminta penilaian dari masyarakat tentang tingkat pelayanan publik. Kemudian, saya minta juga berbagai kalangan tentang penilaian termasuk penilaian dr anak buahnya sendiri,” jelasnya.
Baca: 2019, Pemkot Makassar Akan Buat Perda Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas
Namun, Danny, tidak menutup ruang semua pejabat yang nonjob tersebut. Bahkan mempersilahkan mereka (Pejabat nonjob) untuk ikut dalam lelang jabatan yang rencananya akan dibuka pada Senin (17/12/2018) besok.
“Apa yang dilakukan punya dasar, tapi walau pun seperti itu saya tetap mempersilahkan mereka untuk mengikuti lelang jabatan,” jelasnya.



