MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman menemukan beberapa penyusunan anggaran untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) jauh dari kata masuk akal.
Wagub menegaskan bahwa seringkali dalam penyusunan perencanaan anggaran jauh dari kondisi yang ada di lapangan.
“Saya tidak yakin. saya bisa begini karena saya pernah di lapangan,” tambahnya.
Andi Sudirman Sulaiman menegaskan untuk berhati-hati dalam menyusun RPJMD.
“Pandemi begitu keras sampai menghantam juga bahkan sampai ke pimpinan. Artinya apa kondisi pandemi ini kita memang harus cerdas-cerdas juga untuk membuat menyusun struktur RPJMD ini,” kata Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (5/11/2020).
Andi Sudirman tekankan pentingnya pendampingan dalam proses kerja RPJMD. Menurutnya dengan adanya pendamping akan meminimalisir kesalahan yang kemungkinan terjadi.
“Makanya perlu pendampingan,” ujarnya.
“Inilah saya minta kawal dengan baik. kita perlu tim. tidak pernah ada orang jago sendiri. Saya yakin,” pungkasnya.



