24 C
Makassar
Monday, April 6, 2026
HomeMetropolisPemprov Optimis Kopnuspos Bisa Dongkrak Perekonomian Sulsel

Pemprov Optimis Kopnuspos Bisa Dongkrak Perekonomian Sulsel

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan merasa optimis atas kehadiran Koperasi Nusantara Pos (Kopnuspos) di Sulsel. Hal ini dinilai bisa mendongkrak perekonomian Sulsel menjadi lebih baik.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM provinsi Sulsel, Malik Faisal, saat ditemui awak media dalam momen peluncuran outlet Kopnuspos pertama di Makasaar, yang terletak di jalan Sultan Alauddin.

“Kita bersyukur Kopnuspos hadir di Sulsel. Ini tentu akan jadi kemudahan bagi pelanggan, khususnya pensiunan. Ini juga tentu bisa jadi salah satu pilihan dari sekian banyak pilihan yang ada,” buka Malik, Selasa (23/3/2021).

“Tentu kita optimis Kopnuspos bisa berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi Sulsel. Karena dengan adanya pelanggan, pasti perputaran uang terjadi. Kalau ada transaksi pasti PAD naik,” lanjut Malik.

Diketahui, Kopnuspos sendiri merupakan perusahaan layanan simpan pinjam yang sudah tersebar di beberapa wilayah. Untuk Makassar sendiri merupakan cabang ketiga, setelah Sidoarjo dan Surabaya.

Rencananya, di tahun 2022 mendatang, Kopnuspos bisa menguasai mayoritas pasar dengan membuka outlet di 100 kota yang ada di Indonesia.

Khusus untuk Sulawesi Selatan, kota Makassar dianghap sebagai sentral pasar. Sebab, perputaran ekonomi dan mobilitas perekonomian banyak berputar di ibu kota Provinsi Sulsel ini.

“Kita pilih Makassar ini karena pangsa pasarnya menjanjikan. Soalnya, Makassar ini sentral monilitas ekonomi di Sulawesi Selatan,” ujar Direktur Landing Bisnis Kopnuspos Indonesia, Gun Gusnadi.

Lebih lanjut ia mengatakan, outlet yang terletak di jalan Sultan Alauddin itu bukan satu-satunya outlet yang bakal berdiri di Makassar. Ia berencana membangun beberapa Rumah Prioritas lagi.

“Ini yang pertama, tapi bukan yang terakhir. Kedepannya bisa saja ada di jalan A.P. pettarani, Ahmad Yani, dan beberapa tempat lainnya,” jelas Gusnadi.

Tingginya prospek pangsa pasar ini juga dinilai bakal membantu Pendapatan Asli Daerah Sulsel, khususnya Dinas Koperasi yang merupakan pembina Kopnuspos. Sebab, pengawasan Kopnuspos tidak di bawah naungan OJK, tetapi di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UMKM.

“kita kan di bawah naungan Kementerian Koperasi. Di daerah, kita dibawah binaan Dinas Koperasi. Nah tentu saja kita optimis bisa memberikan kontribusi besar untuk PAD. karena, transaksi kita dalam satu bulan itu bisa sampai 11 miliar rupiah bahkan lebih,” tutup Gusnadi.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img