29 C
Makassar
Saturday, March 21, 2026
HomeDaerahKapal Terbakar di Bajoe, 2 ABK Terluka

Kapal Terbakar di Bajoe, 2 ABK Terluka

PenulisYusnadi
- Advertisement -

 

BONE, SULSEEKSPRES. COM
Sebuah kapal pengangkut barang Kapal Motor (KM) Mega Surya terbakar di Pelabuhan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Jumat (25/06/2021), menyebabkan dilua ABK Terluka dan kerugian diperkirakan sekitar Rp1 miliar.

Kedua korban yakni Ardi (40), berprofesi sebagai ABK Mega Surya, warga Kecamatan Palakka mengalami luka bakar pada lengan kiri dan kanan serta luka bakar pada betis kiri kanan. Sedangkah Masri (30) asal Bombana Sultra, mengalami luka bakar pada betis dan kanan.

Sementara, kerugian akibat dari kebakaran ini ditaksir mencapai Rp1 Miliar.

Kapolsek Pelabuhan Bajoe, IPTU Jamal membenarkan kebakaran 1 unit Kapal Motor Mega Surya miilik H.Acing (60)
yang terjadi sekira pukul 06.15 wita di Pelabuhan Rakyat Jl Pelabuhan Kelurahan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang.

“Api diduga berasal dari mesin kapal bagian di belakang, saat kedua korban sementara berada di dalam kapal melakukan pengecekan mesin tiba-tiba terjadi ledakan kemudian api menjalar ke seluruh bagian kapal dan menghanguskan kapal beserta isinya yang berupa sembako,” katanya dalam keterangannya kepada sulselekspres.com.

Jamaluddin menambahkan, keduan korban mengalami luka bakar dan selanjutnya personel Polsek Kawasan Pelabuhan Bajoe bersama warga menolong korban dan membawa ke rumah sakit M.Yasin Watampone, guna mendapatkan perawatan.

Berdasarkan informasi dihimpun
Kapal itu diketahui akan berangkat menuju Kabupaten Bau-bau, Sulawesi Tenggara dengan membawa barang-barang kebutuhan pokok dan tabung gas elpiji.

Beruntung barang-barang tersebut berhasil diamankan usai Damkar Bone, Tim SAR Batalyon C Pelopor, dan Basarnas sigap melakukan evakuasi.

Barang-barang yang berhasil di evakuasi seperti tabung gas elpiji, kompor, perlengkapan sekolah, makanan ringan, kereta bayi, dan alat makan.

Barang tersebut ada yang sudah terbawa arus di perairan, dan berhasil diamankan melalui perahu dari Batalyon C Pelopor Bone.

Dalam kesaksian anak buah kapal (ABK), musibah ini berawal dari ledakan di kamar mesin kapal saat mereka tengah memompa air, tidak lama berselang api mulai muncul dan membakar seluruh bagian kapal yang terbuat dari kayu.

Terpisah, Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan mengungkapkan saat itu tim SAR Brimob tiba di lokasi kejadian, api sudah berhasil dipadamkan tapi masih ada beberapa barang yang masih berada di atas kapal, sehingga tim SAR langsung menurunkan 1 unit perahu untuk membantu proses evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.

“Tim SAR Batalyon C Pelopor telah bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi kapal terbakar ini demi mencegah aksi-aksi penjarahan yang dapat menambah kerugian pemilik kapal,” ungkapnya kepada sulselekspres.com (25/6/2021).

“Selain itu kami juga berupaya mencegah terjadinya aksi-aksi penjarahan yang dilakukan oleh oknum tertentu yang memanfaatkan situasi ini,” tambah perwira berpangkat satu melati itu.

Diberitakan sebelumnya, sempat beredar video terlihat warga berusaha memadamkan api. Terlihat juga beberapa Anak Buah Kapal (ABK) yang mengalami luka bakar. Diduga ABK dari kapal naas tersebut.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img