BONE, SULSELEKSPRES.COM – Bupati Bone HA. Fahsar M. Padjalangi beserta Forkopimda Kabupaten Bone mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia DR.H Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si. Panen Perdana Jagung Hibrida Musim Tanam April-September Kabupaten Bone Tahun 2021 bertempat di Dusun I KessiE, Desa Lanca, Kecamatan Tellu Siattinge, Sabtu, (3/07/2021).
Menteri Pertanian H. Syahrul Yasin Limpo, sapaan (SYL) tiba di Kabupaten Bone, pukul 16.30 Wita.
Dalam kunjunganmya di Bumi Arung Palakka, Menteri Pertanian didampingi Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen Peternakan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan)
Turut hadir Wakil Bupati Bone, Ketua DPRD Bone, Kajari Bone, Dandim 1407/Bone, Wakapolres Bone, Sekda Bone, Kadis Tanaman Pangan Provinsi Sulsel, Asisten II Setda Bone, dan Kadis Tanaman Pangan Kabupaten Bone.
Selain hadir pula Wakil Pimpinan BNI 97 Wilayah 07 Makassar, Pimpinan BNI Cabang Sengkang beserta tamu undangan.
Mantan Gubernur Sulsel dua periode tersebut melaksanakan kunjungan kerjanya ini sejak pertama kali mendapat amanah menjadi Mentan Ri.
Bupati Bone HA Fashar mengatakan Kabupaten Bone menjadi penyuplai
sektor komoditi jagung di tingkat nasional dengan produksi 500 ribu ton jagung per tahun.
“Jadi Kabupaten Bone Insya Allah akan me-support kebutuhan nasional,” kata Bupati Bone dua periode ini.
Tak hanya komoditi jagung, lanjut, A Fahsar Kabupaten Bone juga menjadi andalan pada sektor komoditi padi atau beras dan sapi secara nasional.
“Produksi pertanian utamanya produksi beras di Kabupaten Bone bapak menteri berada pada urutan tujuh nasional pada tahun 2019 dan pada tahun 2020 sedikit menurun pada urutan sembilan. Demikian pula dengan populasi peternakan sapi, Kabupaten Bone berada pada urutan kedua nasional,” sambungnya.
Sementara itu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menuturkan sektor pertanian saat ini menjadi satu-satunya sektor yang tetap tumbuh di tengah dampak pandemi Covid 19.
“Keluarga saya di Bone harus tahu, yang naik dan menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia satu-satunya yakni sektor pertanian dengan pertumbuhan 16,4 persen, yang lain menurun,” tutur Syahrul.
Dia pun menambahkan Kabupaten Bone yang daerahnya memiliki hamparan yang luas, ditambah etos kerja dan kebersamaan masyarakat harus menjadi prioritas Kementerian Pertanian.
“Olehnya itu Bapak Dirjen, catat baik-baik kebutuhan dan permintaan Puang Baso Bupati Bone, apa yang bapak Bupati sampaikan, buat konsepnya pastilah kita bantu,” tambah SYL.
Selain, Panen Perdana Menteri Pertanian didampingi Bupati Bone juga Memberikan Bantuan kepada para Kelompok Petani Jagung dan Padi di Kecamatan Tellu Siattinge.
Selanjutnya Bapak Menteri Pertanian bersama rombongan dijamu makan malam Bupati Bone di Rujab Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae.



