25 C
Makassar
Friday, February 20, 2026
HomeMetropolisTak Ada Klaster, Pembelajaran Tatap Muka di Makassar Memuaskan

Tak Ada Klaster, Pembelajaran Tatap Muka di Makassar Memuaskan

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dinas Pendidikan Kota Makassar menargetkan seluruh tingkatan pendidikan bisa menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ini.

Hingga saat ini, satuan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar) sudah menggelar PTM. Rencananya, tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan menyusul di bulan Desember mendatang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Amalia Malik mengutarakan, pelaksanaan PTM sejauh ini cukup memuaskan dengan tak ditemukannya klaster, sehingga progresnya akan dilanjutkan ke jenjang TK dan PAUD.

“Ini bertahap, bahkan Desember kita akan menggelar untuk PAUD lagi. Itu sudah sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri,” kata dia, Kamis lalu.

Namun, teknis persiapan pelaksanaan PTM bagi tingkat-kan TK dan PAUD akan sedikit berbeda dengan SMP dan SD.

Siswa TK dan PAUD tidak akan menjalani swab antigen. Alasannya, melakukan swab pada anak seumuran mereka akan lebih sulit. Selain itu, jumlah siswa yang akan mengikuti PTM dibatasi jauh lebih kecil. “Untuk PAUD dan TK itu satu kelas hanya bisa 5 siswa saja,” jelasnya.

Humas Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar, Wachyudi Muchsin mengatakan, meski anak-anak memiliki kekebalan tubuh yang tinggi, potensi anak menjadi carrier atau pembawa virus tetap ada, sehingga potensi penularan juga tetap harus diwaspadai.

Sehingga, Pemkot Makassar harus ekstra hati-hati dalam mempersiapkan PTM untuk tingkatan TK dan PAUD. Terlebih lagi, mereka belum bisa divaksin dan tidak swab.

“Ada hal yang jadi catatan, pertama, guru dan elemen yang terlibat itu harus steril dan sudah divaksin, kedua disinfeksi kelas, lalu kapasitas ruangan diperhatikan, kemudian terapkan sistem aplikasi Peduli Lindungi. Ini harus sebagai kontrol agar yang masuk itu bisa dijamin,” ujarnya.

Menurut dia, PTM bagi siswa TK dan PAUD membutuhkan perhatian lebih, selain anak yang perlu dikontrol, kesadaran orang dewasa yang terlibat juga diperlukan.

“Dia harus sudah divaksin, jadi kita tegaskan semua itu punya potensi termasuk anak-anak ini,” kata Wachyudi.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img