MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pejabat Gubernur Sumarsono dinilai harus fokus untuk mengurusi pemerintahan dan jangan membangun manuver politik jelang pelantikan gubernur Sulsel terpilih.
Ketua Relawan Barisan Muda NA, Andi Ryo Monry menegaskan, tugas Pejabat Gubernur Sulsel cukup fokus untuk menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah sementara.
Agar tatap berjalan dengan baik pemerintahan yang akan dipimpin Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah bersama Andi Sudirman Sulaiman, maka Penjabat Gubernur diharapkan untuk tidak coba-coba membangun manuver politik dengan menawarkan sejumlah nama untuk menjabat posisi tertentu di tubuh Pemprov Sulsel sendiri.
Terlebih sampai mendikte Pemprov. Sebab, menurutnya banyak alasan mengapa pengisian jabatan di tubuh Pemprov harus sepengetahuan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, karena menjalankan pemerintahan 5 tahun depan harus memilih orang yang selaras dengan orang saat ini.
Baca juga:
SYL Serahkan Sebilah Badik Gowa Ke Sumarsono
Penjabat Gubernur Sumarsono Stir Anggaran Peninggalan SYL
Soal Deklarasi 2019 Ganti Presiden, Sumarsono: Publik yang Akan Menilai
“Jadi Pj Gubernur Sulsel Sumarsono sebaiknya tidak terus membangun manuver politik saat ini,” tegasnya melalui WhatsAppnya, Rabu (15/8/2018).
Pertemuan Sumarsono dengan mantan gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo disebut-sebut memiliki efek sehingga adanya pengusulan nama Irman Yasin Limpo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar nantinya.
Belum lagi, manuver politiknya mengusulkan nama Plt Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel Tautoto TR sebagai Sekda definitif nantinya.
“Pak Sumarsono jalani tugas pokoknya saja, jangan dulu urus yang lain-lainnya,” pungkasnya.






