BANTAENG, SULSELEKSPRES.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) meresmikan pembangunan Rest Area Bantaeng di Kabupaten Bantaeng, Selasa (25/9/2018).
Lokasinya berada di perbatasan kabupaten Bantaeng-Jeneponto. Atas peresmian ini, Nurdin berharap Rest Area ini mampu mendorong pesat perekonomian masyarakat menengah ke bawah dan menjadi pusat ekonomi baru.
“Dasar pemikiran rest area ini, sebagai daerah tempat truk-truk parkir di malam hari, demikian juga dengan mobil-mobil tangki, kedua ada saung-saung penjual es teler akhirnya kita buat ini dan memang sebuah kebutuhan,” kata Nurdin.
Fasilitas ini sendiri kata Nurdin, disediakan bagi pengguna kendaraan yang melintas dan ingin beribadah atau mereka yang memiliki masalah kesehatan sehingga membutuhkan tempat beristirahat.
Selain itu, Rest Area ini pun dihadirkan dengan konsep one stop rest area, dilengkapi pelayanan parkir yang luas, tempat istirahat, toilet, klinik kesehatan 24 jam, kios-kios berjualan warga, mini market, mushola dan sejumlah fasilitas lainnya.
“Mau salat, yang ada masalah kesehatan ada klinik di sini, mau makan ada kuliner terutama ada shower di sini, ini sangat lengkap,” sebutnya.
Rest area ini lanjut Nurdin, menjadi cikal bakal lahirnya 10 rest area yang akan dibangun oleh Pemprov Sulsel dan mengadopsi konsepnya.
Jika rest area di Bantaeng luasnya 2 hektar, maka untuk rest area Pemprov kata Nurdin seluas 7-10 hektar. Tak hanya itu, tempat ini juga sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat.
“Menjadi tempat orang berekreasi makanya, syarat pemilihan tempat view harus bagus, kalau di pesisir di pantai, kalau dia di pegunungan kita cari view yang cantik,” papar Nurdin Abdullah.
Rest area ini sendiri dibangun di akhir masa pemerintahan Nurdin saat menjadi Bupati Bantaeng.
“Ini menjadi tanda mata (cendera mata) Saya sepuluh tahun terakhir,” sebut Nurdin Abdullah saat berkunjung beberapa waktu lalu.
Dengan hadirnya rest area ini, diharapkan masyarakat bisa menikmati perjalanan lebih baik lagi.






