29 C
Makassar
Thursday, February 12, 2026
HomeHukrimPutra Mantan Presiden Ini Dituduh Gelapkan Uang US$1,5 Miliar

Putra Mantan Presiden Ini Dituduh Gelapkan Uang US$1,5 Miliar

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Putra mantan presiden Angola ditahan setelah dituduh menggelapkan dana sebesar US$1,5 miliar atau sekitar Rp22 triliun di negara dengan sebagian besar penduduk hidup dalam kemiskinan.

Jose Filomeno dos Santos sebelum ditangkap bertanggung jawab atas anggaran yang ditampung dalam badan tersendiri dengan dana sebesar US$5 miliar.

BACA: Dollar Amerika Menguat, Pemerintah: Bersatu Untuk Rupiah

Dilansir BBC Indonesia, Selasa (25/9/2018), dijelaskan bahwa pengelolaan dana ini diteliti sejak terungkap dalam dokumen yang dibocorkan, dan dikenal dengan Paradise Papers. Melalui dokumen ini terungkap bahwa jutaan dolar mengalir ke orang-orang dekat Dos Santos.

Jaksa penuntut Angola, Alvaro Da Silva Joao dalam pernyataan mengatakan, “mengingat rumitnya dan parahnya kasus ini dan untuk menjamin keefektifan penyelidikan…jaksa memutuskan untuk menahan mereka yang tertuduh.”

Jose Filomeno/BBC

Mereka yang dituduh termasuk, Dos Santos.

“Bukti yang dikumpulkan dalam kasus ini merupakan bukti cukup bahwa tertuduh terlibat dalam korupsi,” tambah pernyataan itu.

BACA: Mendagri: PNS Terbukti Korupsi Dapat Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

Yang juga dituduh terlibat dalam kasus koruspi ini adalah pengusaha Angola keturunan Swiss, Jean-Claude Bastos de Morais, kata jaksa penuntut.

Dos Santos yang memiliki nama julukan Zenu, diangkat menjadi kepala badan dana yang mengelola sekitar US$5 miliar pada 2013 oleh ayahnya, Jose Eduardo dos Santos, yang saat itu masih menjabat sebagai presiden.

Ia mundur tahun lalu setelah mendominasi politik negara itu selama hampir empat dekade.

Ia memberikan kekuasaan sektor-sektor strategis kepada kroni-kroninya, termasuk perusahaan minyak kepada putrinya, Isabel.

Mantan presiden ini memilih penggantinya dari rezimnya sendiri, mantan menteri pertahanan Joao Lourenco dan berharap pengalihan kekuasaan akan berjalan damai.

Ia juga mengangkat pejabat-pejabat yang setia kepadanya mengepalai militer dan kepolisian.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img